Nasional

Friday, 21 December 2018 - 02:06 WIB

8 months yang lalu

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.Si pada acara Evaluasi Penanganan Stunting di Kecamatan Kebonpedes Berbasis Kesadaran dan Kemandirian Masyarakat Serta Monev Pendidikan Gizi Pemberian Makanan Tambahan (Foto: Humas)

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.Si pada acara Evaluasi Penanganan Stunting di Kecamatan Kebonpedes Berbasis Kesadaran dan Kemandirian Masyarakat Serta Monev Pendidikan Gizi Pemberian Makanan Tambahan (Foto: Humas)

Sekda Kabupaten Sukabumi Apresiasi Penanganan Stunting di Kecamatan Kebonpedes

TBOnline (SUKABUMI)- Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu lokus intervensi pusat dalam hal penanganan stunting. Yang mana terdapat 4 kecamatan yang menjadi lokasi intervensi pusat, salah satunya adalah Kecamatan Kebonpedes.

Untuk itu dalam penanganannya diperlukan keterlibatan dan dukungan multisektor dinas terkait untuk membangun koordinasi dengan kecamatan dan desa sehingga program yang dijalankan menjadi thematik sebagaimana kondisi yang nyata dibutuhkan. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.Si pada acara Evaluasi Penanganan Stunting di Kecamatan Kebonpedes Berbasis Kesadaran dan Kemandirian Masyarakat Serta Monev Pendidikan Gizi Pemberian Makanan Tambahan.

Acara ini bertempat di Yayasan Al Hidayah, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, pada Rabu (19/12).

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pula pemberian makanan bergizi secara simbolis oleh Sekretaris Daerah dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sukabumi.

Selanjutnya Sekda menyampaikan, sebagaimana kita ketahui bahwasanya indikator keberhasilan pembangunan kesehatan adalah meningkatnya derajat kesehatan masyarakat dimana salah satu faktor pendukungnya adalah peningkatan status gizi di masyarakat. Hal ini berkaitan erat dengan kejadian stunting, dimana stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. “Dengan demikian periode 1000 hari pertama kehidupan seyogyanya mendapat perhatian khusus karena akan menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan dan produktivitas seseorang dimasa depan,” tekannya.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah mengapresiasi kinerja Kecamatan Kebonpedes yang menyadari betul bahwa penanganan kesehatan bukan hanya tanggungjawab sektor kesehatan akan tetapi menjadi tanggungjawab kita semua. “Sehingga penanganan stunting yang diawali dengan kesadaran dan diakhiri dengan kemandirian merupakan strategi efektif yang harus disuport oleh semua pihak,” harapnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, Camat dan Unsur Muspika Kecamatan Kebonpedes serta undangan lainnya.

ADS. ACUY (Humas Pemkab Sukabumi)

Artikel ini telah dibaca 281 kali

Baca Lainnya