Kabupaten Sukabumi

Kamis, 17 September 2020 - 23:12 WIB

1 bulan yang lalu

Proyek Rehab Menara Pendingin, PT IP Gunung Salak Inisiasi Diskusi Bersama Pengusaha Lokal dan Kontraktor China

TBOnline [SUKABUMI] — Perusahaan Listrik Tenaga Panas Bumi [PLTPB] PT Indonesia Power [IP] Gunung Salak, menggelar diskusi terkait rencana proyek rehab menara pendingin [cooling tower] dengan turut mengundang para pimpinan asosiasi profesi dari tiga wilayah lingkar, antara lain; dari Kecamatan Kabandungan, Kalapanunggal dan Kecamatan Pamijahan-Kabupaten Bogor di RM Kekal Jayanegara, Kabandungan-Kabupaten Sukabumi, Kamis [17/09/2020] petang.Diskusi ini juga dihadiri pihak maincont asal China PT. Seagull, selain Asosiasi Konsorsium Kalapanunggal, Gabungan Pengusaha Lingkar Salak [GPLS] Kabandungan serta Gabungan Pengusaha Pamijahan [GAPEPAM] Kabupaten Bogor. Hadir juga memenuhi ruang diskusi, perwakilan ormas yang berada di lingkungan tiga wilayah lingkar PT IP Gunung Salak.

Berikut dokumentasi kegiatannya ; 

“Dalam diskusi ini perlu kami informasikan agenda kegiatan proyek, ialah rehab cooling tower PLTPB – PT. Indonesia Power Gunung Salak, yang akan segera dilaksanakan dalam beberapa waktu ke depan, untuk itu dipandang perlu dengan adanya koordinasi serta keterlibatan pengusaha lokal lingkar proyek, selama proses perbaikan itu berlangsung agar pekerjaan dapat berjalan maksimal, aman dan kondusif sesuai dengan target yang diharapkan,” ujar Cece, humas PT IP membuka diskusi.

Cece menambahkan, terdapat tiga [3] poin tuntutan kepada perusahaan Cina selaku maincont dalam pekerjaan rehab Cooling Tower ini, yakni: Rental Cren, Porklif dan Scafholding.

Perwakilan perusahaan maincont PT Seagull, Pery, yang mewakili top management perusahaan negeri tirai bambu tersebut, mengungkapkan kesediaan pihaknya bekerjasama dengan perusahaan lokal, termasuk mengakomodir  tiga poin tuntutan yang disampaikan.

“Seagull akan tetap berbagi serta bersedia bekerjasama dengan perusahaan lokal atas tuntutan tiga poin yang disampaikan,” ujar Pery.Sementara itu, Ketua Konsorsium Kalapanunggal Tedi Gono menambahkan pihaknya ingin mengetahui segala kebutuhan perusahaan dalam proyek perbaikan menara pendingin ini.

“Selain dari tiga poin yang disampaikan, kami juga ingin mengetahui segala kebutuhan perusahaan, apa saja yang dapat di share kepada kami, item per item yang akan dipergunakan Seagull di Gunung Salak,” ucap Tedi Gono yang juga diamini peserta diskusi dari lingkar PT IP dan ormas.Sempat terjadi perdebatan sengit dan berbagai interupsi dalam diskusi ini, namun kesemuanya mengalir dan bermuara pada nota kesepahaman bersama.

“Kesimpulan akhir diskusi ialah bahwa perusahaan akan selalu berkomunikasi kepada tiga wilayah dan berbagi informasi dalam konteks menjalin kerjasama yang saling menguntungkan bagi semua pihak dan kami akan tetap komitmen,” tutup Cece. Dedi Cobra

Artikel ini telah dibaca 489 kali

Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A
Baca Lainnya