Polisi Bakal Dalami Keterlibatan Staf Kemenag Jatim, Ihwal Penipuan Calon Jemaah Haji

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera [Foto: CNN Indonesia]

TBOnline [SURABAYA] – Polisi mulai melakukan penyelidikan terkait kasus penipuan terhadap 59 calon Jemaah haji yang melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, Senin (05/08/19) lalu.

Calon Jemaah haji tersebut berasal dari 8 wilayah, masing-masing: Pasuruan 32 orang, Malang 2 orang, Kota Surabaya 5 orang, Sidoarjo 6 orang, Pamekasan 5 orang, Sumenep 2 orang, Hulu Sungai Selatan 5 orang dan Sanggau 2 orang, yang merasa tertipu karena tak jadi berangkat haji.

Bacaan Lainnya

Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim terus menggali informasi untuk membekuk pelaku penipuan percepatan pemberangkatan haji tersebut. Setelah menetapkan MJ sebagai tersangka, ditemukan adanya indikasi keterlibatan oknum Kemenag Jatim.

Untuk membuktikan kebenaran atas pengakuan tersangka MJ, polisi segera memanggil salah satu pegawai Kemenag Jatim yang akan diperiksa sebagai saksi. “Kemenag Jatim diperiksa kapasitasnya sebagai saksi ahli,” terang Kasubdit IV Renakta, AKBP Festo Ari Permana, Senin (12/08/19).

Tersangka MJ mengatakan bahwa dirinya juga menjadi korban. Dia mengaku ditipu oknum yang mengaku sebagai bagian dari Kemenag Jatim dengan inisial SY. “Tersangka yang menyebutkan bahwa SY yang dikenalnya dekat atau punya relasi di Kemenag, tapi tersangka belum dapat menunjukkan secara pasti, siapa SY,” ungkap Kasubdit IV Renakta. MJ mengaku tidak terlalu mengenal SY. Beberapa korban yang diperiksa pun mengaku tak mengenal SY. Ilham [Tribratanews]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *