Headline Hukum Nasional

Tuesday, 10 December 2019 - 13:58 WIB

1 month yang lalu

Suharli, Kepala Dinas PU Bangka Barat [foto: wowbabel]

Suharli, Kepala Dinas PU Bangka Barat [foto: wowbabel]

PINJAM SAJA APBD YANG BAYAR – BPK Temukan Pinjaman Dinas PU Babar Tak Sesuai Ketentuan Hingga Rp 642.908.000

TBOnline [BANGKA BARAT] – Keputusan kelewat berani diambil  Dinas PUPR Bangka Barat guna menangkal defisit APBD TA 2018 untuk membiayai pembangunan proyek jembatan Tujulaken di Dusun Limang, Desa Pangkal Beras — senilai Rp 7.562.298.000, dengan meminjam dana hingga Rp 642.908.000 kepada PT KMN, kontraktor pemenang proyek pembangunan jembatan tersebut.

Dianggap kelewat berani karena pinjaman ini dilakukan pihak PU Babar selaku pengguna anggaran [PA] tanpa melalui mekanisme pelimpahan kewenangan dari Bupati Bangka Barat, namun dianggap sebagai pengakuan hutang Pemkab Babar dan akan dibayarkan kembali melalui biaya tak terduga pada TA 2019. Lebih jauh tidak ditemukan perjanjian pinjaman antara pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Bangka Barat dengan PT KMN. PU Babar yang kemudian berkolaborasi dengan pihak BPKAD yang turut menandatangani surat pinjaman dana kepada PT KMN senilai Rp 642.908.000, dengan nomor surat: 600/413/1.3.1.1/2018 tanggal 28 Desember 2018.

Hal inilah yang mendapat sorotan BPK Perwakilan Bangka Belitung, dalam Buku Laporan Hasil Pemeriksaan [LHP] atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah [LKPD] Kabupaten Bangka Barat TA 2018, yang diterbitkan Mei 2019.

Tidak hanya itu, BPK juga menemukan kekurangan volume pekerjaan pada pembangunan Jembatan Tujulaken ini senilai Rp 154.833.000.

Kadis PU Suharli yang dikonfirmasi TBO melalui pesan WhatssApp pada Senin [9/12] mengaku saat itu dirinya sedang berada di Jakarta. “Kalau dijawab panjang, ke kantor saja nanti dijelaskan,” katanya. Namun saat diminta untuk melakukan wawancara di Jakarta pada hari itu juga, Suharli berkilah ia langsung kembali ke Bangka Barat. “Kalau hari ini, selesai mungkin langsung pulang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat Markus,. SH hingga kini belum dapat dimintai informasi terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan pihak PU Babar bersama BPKAD dalam pinjaman dana senilai Rp 642.908.000 dalam proyek jembatan Tujulaken ini. Meski pesan TBO tampak terbaca pada layanan WA bupati. Ilham A.R [bersambung]

 

Artikel ini telah dibaca 213 kali

Baca Lainnya