Persembahan Kreativitas Satgas 323 Kostrad Di Perbatasan

TB-Online, Merauke –¬†Kemeriahan menyambut peringatan HUT Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia masih terasa hingga hari kedua. Hari ini, serempak seluruh pos jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 323/BP Kostrad melaksanakan perlombaan di kampung-kampung binaannya. Pos-pos perbatasan Satgas 323 Kostrad tergelar mulai dari Distrik Elikobel Kabupaten Merauke hingga Distrik Sesnukt Kabupaten Bovendigoel.

Kreativitas anggota Satgas 323 Kostrad untuk menghadirkan perlombaan yang menarik bagi masyarakat Papua ditunjukan dengan berbagai perlombaan yang unik dan mengundang perhatian. Salah satunya yaitu perlombaan menarik kendaraan truk dinas militer. Menurut Lettu Inf Muhammad Fikri, S. T. Han selaku koordinator lomba mengatakan lomba tarik truk militer ini untuk memberikan inovasi baru dalam meramaikan suasana peringatan kemerdekaan Indonesia di Papua. ” Lomba ini dilakukan oleh masyarakat kampung asiki distrik jair bergabung dengan anggota kami” jelasnya.

Warga Sedang Melakukan Lomba Tarik Tambang (foto/ad)

Selain itu, di tempat berbeda secara sederhana di Kampung Miri Distrik Jair Pos KM 30 dibawah pimpinan Lettu Inf Edy Riwanto, S. T. Han melaksanakan lomba tangkap ekor bersama anak-anak perbatasan. Seperti dirilis oleh Media Center 323 yang diterima Target Buser lomba tersebut dilakukan dengan penuh keceriaan oleh anak-anak tanpa mengenal lelah. Sementara menurut Wadansatgas Yonif Raider 323, Mayor Inf Sujarwo menuturkan di wilayah Distrik Elikobel, Pos Komando Utama (Kout) Satgas 323 Kostrad menggelar perlombaan panjat pinang dan tarik tambang. Masyarakat Elikobel pun larut dalam kegembiraan merayakan kemerdekaan yang diaplikasikan dalam perlombaan tersebut. “Kami mengajak warga untuk bersatu dalam perbedaan, merayakan kegembiraan menyambut kemerdekaan RI ke 73” ungkapnya Ia juga menambahkan, makna dari perlombaan dalam setiap momen kemerdekaan adalah memaknai nilai-nilai perjuangan yang dilakukan para pendahulu kita dalam merebut kemerdekaan pada masa lampau.

Masa penugasan Satgas Yonif Raider 323 yang tinggal menghitung pekan memang dimaksimalkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Rasanya waktu 9 bulan tidak cukup untuk mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat papua” pungkasnya. (AD/ISK)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *