Hukum Kabupaten Sukabumi

Rabu, 24 Maret 2021 - 17:44 WIB

3 bulan yang lalu

Persatuan Alumni 212 Kota Sukabumi Mendatangi Kejaksaan Negeri Menuntut Keadilan Terkait Sidang Habaib Rizieq Shihab Yang di Anggap Perlakukan Tidak Adil

TBOnline [SUKABUMI] — Puluhan tokoh organisasi yang tergabung dalam Persatuan alumni 212 Kota Sukabumi mendatangi Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi untuk menyampaikan pernyataan sikap terkait sidang Habaib Rizieq Shihab yang di anggap di perlakukan dengan tidak adil Rabu 24/3/21 pukul 9.30 wib.

Masa audens dari PA 212 tiba di Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi jalan perintis kemerdekan NO 6 Sukabumi Kota pukul 9.15 dengan pengawalan ketat dari jajaran Polres Sukabumi Kota, Kodim serta Satpol-PP.

Dan di sambut langsung oleh Kajari Kota Sukabumi Taufan Zakaria SH.MH berserta jajaranya.

Dalam acara audens tersebut masa yang tergabung PA 212 tetap mematuhi protokoler ke sehatan memakai masker serta jaga jarak karena masih dalam situasi pandemi covid -19.

Ketua PA 212 kota Sukabumi Ustad Abi Kholil Assubki menyampaikan pertanyaan pertanyaan dan tuntutan tuntutan terkait sidang Habaib Rizieq Shihab yang di nilai tidak adil dan mengutuk keras atas tindakan JPU (Jaksa Penuntut Umum) yang di anggap melakukan tindakan yang menghinakan seorang Habaib keturunan Nabi Muhammad SAW.

Ustad Kholil juga menanyakan mengapa dalam sidang kuruptor bisa di hadirkan mengapa ketika sidang Habaib Rizieq tidak bisa, dari insiden dan kejadian kejadian ketika berlangsungnya sidang di pengadilan Jakarta Timur yang di nilai tidak adil memicu pergerakan dari semua elemen masyarakat pecinta Habaib Rizieq Shihab menuntut keadilan di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Bersamaan itu juga ustadz Rinduan dari forum silaturahim juga menyampaikan pernyataanya agar Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi bisa menjadi contoh untuk berbagai hal dalam kebaikan.

Dalam audens tersebut PA 212 Kota Sukabumi menyampaikan petisi yang di bacakan langsung oleh sekjen PA 212 Kota Sukabumi H.Firman yang poin poin intinya antara lain;

1). Menuntut sidang offline/ tatap muka

2). Mengutuk perlakuan JPU yang mendorong dorong HRS yang terkesan di nilai menghina ulama

3). Meminta aparat mengusut tuntas peristiwa dugaan pembunuhan 6 laskar FPI

4). Bebaskan HRS Tanpa syarat

5). Tegakan hukum yang tidak tebang pilih.

Selanjutnya surat petisi tersebut di serahkan langsung ke Kajari Kota Sukabumi Taufan Zakaria SH.MH untuk di sampaikan langsung ke Kajati Jawa barat.

Kajari kota Sukabumi Taufan Zakaria SH.MH menyatakan kepada PA 212 Kota Sukabumi bahwa saya berjanji akan menyampaikan,”surat petisi ini ke Kajati sore ini, serta akan menyapaikan semua aspirasi PA 212 Kota Sukabumi tentang beberapa hal yang menyangkut prosesi persidangan dan interaksi visik dalam persidangan dan hal hal yang sifatnya pusat akan kita sampaikan dan semua rekam dan dinamika pembahasan pembahasan yang terjadi dalam audens ini akan kita sampaikan semua ujarnya”, ujarnya.

Audensi yang berjalan selama 2 jam dari jam 10 – 12 terlihat cukup lancar Ketua PA 212 Kota Sukabumi Ustadz Kholil mengucapkan, “Terima kasih banyak kepada aparat kepolisian dan TNI serta Satpol-PP yang menjaga acara audensi ini sampai selesai, dan alhamdulillah pihak Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi menyambut dengan baik, saya berharap petisi ini di terima dan di teruskan ke pusat untuk menjadi bahan pertimbangan untuk membebaskan habib Rizieq Shihab”,pungkasnya. Nuryasin Anwar

Artikel ini telah dibaca 513 kali

Baca Lainnya