Berita Daerah

Rabu, 20 Oktober 2021 - 16:19 WIB

3 bulan yang lalu

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Riyadossholihin di Desa Selaru menghadirkan penceramah KH. Bahruddin (Foto : Tbo)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Riyadossholihin di Desa Selaru menghadirkan penceramah KH. Bahruddin (Foto : Tbo)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Selaru, KH. Bahruddin : Peringatan Maulid Sebagai Bukti dan Tanda Bersyukur

TBOnline [KOTABARU] — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H / 2021 M yang dipusatkan di Masjid Riyadhossolihin, Desa Selaru, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, dilaksanakan pada Rabu (20/10/2021) menghadirkan ulama KH. Bahruddin, penceramah yang juga pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Jannah, Hilir Muara.

“Terimakasih kami ucapkan atas kedatangan KH. Bahruddin, selanjutnya kepada Ketua DPRD Syairi Mukhlis, pihak Babinsa, Bhabinkamtibmas Pulau Laut Tengah, terutama sekali juga terima kasih kepada panitia peringatan hari besar islam (PHBI) Selaru, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, juga semua warga masyarakat yang hadir serta berpartisipasi dan telah memberikan bantuan baik moril maupun materiil dalam penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kita semua diberikan ridho dan hinayah dari Allah SWT beserta syafaat Baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW,” ucap M. Junaedi, Kades Selaru dalam sambutannya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Selaru disambut suka cita warga (Foto : Tbo)

Sebelum pada acara inti maulid, yakni tausiah yang disampaikan KH. Bahruddin, acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Rusdi dari Kotabaru.

KH. Bahruddin sendiri dalam ceramahnya menekankan asal usul sebelum segala sesuatu diciptakan Allah SWT, yang paling pertama dan utama adalah Nur Muhammad. “Artinya dari asal kejadian adalah diciptakannya Nur Muhammad, lalu Allah menjadikan alam semesta beserta seluruh isi nya. Maka kita sebagai ummat Rasulullah penting memperingati maulid sebagai bukti dan tanda bersyukur, karena sesungguhnya diri kita yang ada ini diciptakan dari Nur Muhammad,” kata KH. Bahruddin.

TRADISI – Sejumlah bendera dengan warna beragam yang akan dibagikan kepada warga usai pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Selaru (Foto : Tbo)

Mengikuti tradisi, dalam kegiatan maulid nabi di Desa Selaru ini juga terdapat 1700 bendera dengan beragam warna yang sudah disiapkan yang akan dibagikan kepada tamu undangan dan jamaah, untuk mengambil berkah dalam pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H/2021 M. Run

Artikel ini telah dibaca 610 kali

Baca Lainnya