Nasional

Friday, 1 February 2019 - 17:53 WIB

7 months yang lalu

Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kabupaten Buru Selatan, Drs. Edison Biloro (Foto: A. Butones)

Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kabupaten Buru Selatan, Drs. Edison Biloro (Foto: A. Butones)

Penyusunan Soal USBN Tingkat SD dan SMP Kabupaten Buru Selatan

TBOnline (BURU SELATAN) – Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Drs. Edison Biloro membacakan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan, sekaligus membuka acara kegiatan penyusunan soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) belum lama ini.

Acara penyusunan soal USBN tingkat SD dan SMP Kabupaten Buru Selatan (Foto: A. Butones)

Menurut Edison, Kamis (31/1/2019) tak hanya SMP soal USBN SD juga berisi soal dengan penalaran lebih tinggi, untuk itu pihaknya telah melakukan pendataan peserta dan sudah membentuk tim pembuatan soal. “Ini pekerjaan rutin dibidang pendidikan dan kami sudah berpengalaman sehingga sudah siap dan tahu apa yang mesti dikerjakan,” ujarnya didampingi Kasi Kurikulum dan Penilaian Disdik Kabupaten Bursel.

Selain itu, menurut Edison pihaknya juga melakukan pemantapan untuk memetakan kemampuan siswa, sehingga dengan pemantapan ini akan diketahui kekurangan siswa dan bisa dimaksimalkan dengan jalan pengayaan.

Sementara untuk soal mengacu pada kisi-kisi USBN sehingga siswa siap dengan pelajaran dan mental.

Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Penilaian mengatakan soal tetap berlaku dan merupakan keharusan sesuai dengan petunjuk USBN. “Soal itu merupakan keharusan dan kami sudah punya tim yang berkompeten dibidangnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Edison Biloro mengungkapkan ada tiga mata pelajaran yang diujikan dalam USBN tingkat SD antara lain: Bahasa Indonesia dengan 40 pilihan ganda dan 5 uraian, kemudian Matematika dengan 30 pilihan ganda dan 5 uraian, terakhir IPA (Ilmu pengetahuan Alam) dengan 35 pilihan ganda dan 5 soal uraian.

Adapun USBN untuk pendidikan agama dan budi pekerti bagi peserta didik  madrasah diatur sendiri oleh Kementerian Agama. Sedangkan untuk siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi (tunanetra, tunarungu, tunadaksa, tunalaras) waktu USBN dapat ditambah 45 menit.

Sedangkan soal tingkat SMP, terdiri dari mata pelajaran PKN (Pendidikan kewarganegaraan) kurikulum 2006 dengan 40 pilihan ganda dan 5 soal uraian, Bahasa Indonesia 40 pilihan ganda dengan 5 uraian, Bahasa Inggris 40 pilihan ganda dan 5 uraian, Matematika sebanyak 30 pilihan ganda dengan 5 soal uraian. “Alokasi waktu yang harus ditempuh sebanyak 120 menit,” katanya.

Peserta yang hadir dalam penyusunan soal USBN ini dari 3 kecamatan yaitu Kecamata Leksula, Namrole, Waesama bersama para guru mata pelajaran. A. Butones

Artikel ini telah dibaca 172 kali

Baca Lainnya