Metropolitan

Selasa, 6 April 2021 - 09:16 WIB

2 minggu yang lalu

Pencurian Terjadi di RS ZAHIRAH Jagakarsa, Pengunjung Minta Keamanan Diperketat

TBOnline [JAKARTA] — Keamanan dan kenyamanan di RS ZAHIRAH yang terletak di Jln. Sirsak No.21, Jagakarsa, Jakarta Selatan, terusik setelah kejadian pencurian laptop dan HP yang dilakukan pelaku berinisial AS, dengan modus sebagai pengunjung rumah sakit, Minggu (4/4/21).

Informasi yang dihimpun TBO, AS laki-laki pengangguran ini melakukan aksi pencurian seorang diri disaat pasien dan keluarga yang menunggui pasien di kamar 216 dan 305 sedang lelap tidur, AS saat itu menggasak laptop dan HP.

Polsek Jagakarsa mengamankan pelaku dan barang bukti kejahatan (Foto : Ist)

Nahas, aksi AS ini terekam CCTV rumah sakit setelah korban melaporkan barang miliknya yang hilang, rupanya aksi pencurian ini juga dilakukan di ruang dan kamar lainnya, hal ini diketahui setelah beberapa korban kehilangan juga melapor ke pihak keamanan.

Setelah memantau CCTV dan mendapati pelaku masih berkeliaran di lingkungan rumah sakit, pihak keamanan RS ZAHIRAH kemudian mengamankan AS dan menyerahkan pelaku ke Polsek Jagakarsa.

Kapolsek Jagakarsa saat dikonfirmasi menjelaskan pelaku saat ini tengah dimintai keterangan untuk pengembangan, karena diduga aksi pelaku ini tidak hanya dilakukan sekali namun dengan lokasi berbeda.

“Pelaku ini spesialisasi mencuri di fasilitas umum,” kata Kapolsek Kompol R. Eko Mulyadi melalui sambungan telepon.

Menurut Eko Mulyadi pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Adapun kerugian yang ditanggung korban atau pemilik barang sekitar Rp15 jutaan,” ujarnya.

TBO tengah mewawancarai pihak keamanan RS ZAHIRAH (Foto : Sopian)

RM, Salah seorang keluarga korban pencurian kepada TBO mengharapkan agar keamanan di RS ZAHIRAH bisa ditingkatkan lagi, misalnya dengan menempatkan keamanan di setiap lantai rumah sakit.

“Dengan kejadian dan kasus pencurian ini, harapan kami sebagai pengunjung agar keamanan rumah sakit dapat ditingkatkan lagi, dari sisi kontrol room to room agar lebih selektif, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman bagi pengunjung. Jangan sampai timbul stigma tidak baik dari masyarakat bahwa rumah sakit ini tidak aman dan nyaman,” katanya. Sopian

Artikel ini telah dibaca 1895 kali

Baca Lainnya