Berita Daerah

Kamis, 26 Agustus 2021 - 09:57 WIB

1 bulan yang lalu

Pemdes Tanjung Pelayar Salurkan BLT DD 3 Tahap Untuk Tahun Anggaran 2021

TBOnline [KOTABARU) — Pemdes Tanjung Pelayar, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru-Kalsel, menyalurkan BLT DD Tahap IV dengan pembayaran 3 bulan sekaligus senilai Rp900 Ribu pada Rabu (25/08/2021), hadir dalam penyaluran BLT DD ini pihak kecamatan yang diwakili Sekretaris Kecamatan (Sekcam) H. Bahruddin, Bhabinkantibmas Bripka Akhmad Rizki. F, Bhabinpotmar Pelda MES Bagus Irawan, Babinsa Serda Solikhin serta warga.Kades Tanjung Pelayar menjelaskan data warga penerima BLT DD ini merupakan hasil verifikasi yang dilaksanakan 6 RT di wilayah Desa Tanjung Pelayar yang hasilnya diputuskan dalam musyawarah desa yang dihadiri perwakilan tokoh masyarakat dan pihak kecamatan serta pendamping, lalu ditandatangani pihak BPD, kemudian disampaikan ke DPMPD serta ditembuskan ke Inspektorat Kabupaten Kotabaru.

“Sebelumnya penerima BLT DD ini sebanyak 168 KK, dan setelah berjalan ditahap ke 2 pada bulan Maret, Apri dan Mei, terdapat 1 orang yang pindah ke Sulawesi, dan pada Agustus terdapat 1 orang yang meninggal dan itu di silpa kan. Jadi saat ini penerima BLT DD yang awalnya 138 pada tahap ke 3 berkurang jadi 136 KK. Kemudian ada 1 orang warga yang memiliki KTP dan KK Tanjung Pelayar namun berdomisili di Tata Mekar, hasil kebijakan Pemdes untuk warga tersebut tetap diberikan bantuan, alasannya selama disana tidak pernah mendapat bantuan. Alasan lain ialah setiap ada pemilihan langsung baik kepala daerah, DPRD maupun kepala desa, warga tersebut selalu berada di Tanjung Pelayar, apalagi memang orangnya tidak mampu. Sebagai Pemdes ini sudah menjadi kewajiban untuk menolong warga, karena memang ia tidak pindah dari Tanjung Pelayar,” jelas Usman.Berkaitan dengan pembagian BLT DD yang disalurkan kepada masyarakat ini, Usman berharap semoga dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Selain itu kita berharap agar pandemi ini segera berakhir, karena bila ini berlanjut maka Pemdes Tanjung Pelayar tidak bisa membangun, karena anggarannya hanya bisa diberikan pada warga,” ungkap Usman. Run

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya