Kabupaten Sukabumi

Senin, 24 Agustus 2020 - 15:08 WIB

3 bulan yang lalu

Antrian Panjang Warga Sukabumi, Mendaftar Bantuan Modal Bagi UKM

TBOnline [SUKABUMI] — Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi, hari ini Senin [24/08/2020] diriuhi warga yang ingin mendapatkan bantuan modal bagi usaha kecil dan menengah [UKM] dari pemerintah yang disalurkan melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI [Kemenkop UKM].

Pantauan TBO, warga masih antusias untuk mendaftar meski harus mengantre pada pekan terakhir bulan Agustus 2020 ini. Antrian panjang ini terlihat tidak mematuhi protokol kesehatan dalam menjaga jarak, bahkan memantik kemacetan di lintas protokol Bogor-Sukabumi. Padahal, guna mengantisipasi dampak antrian ini sebelumnya sudah dilakukan himbauan agar proses pendaftaran calon penerima bantuan modal ini dapat dilakukan secara kolektif oleh perwakilan kelompok maupun perorangan dengan menyerahkan berkas dan persyaratan lengkap untuk diterima dan diferivikasi petugas terkait.

Ditemui di ruang kerjanya, Nandang, salah seorang kepala bidang pada DPKUKM  Kabupaten Sukabumi menyampaikan Kepada TBO, pihak nya sedikit kewalahan dan bingung tentang petunjuk pelaksanaan [juklak] dan petunjuk teknis [juknis] penyaluran bantuan modal bagi UKM ini.

“Karena tidak terperinci dari mulai tahap permohonan hingga pada tahap akhir pencairan bantuan, hingga saat ini kami belum menerima surat intruksi secara resmi dari pusat,” ucap Nandang.
Maka seharusnya, sambung Nandang, masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi dana nya nanti masuk langsung ke rekening pribadi.

“Proses nya tinggal dicairkan saja ke bank yang berkaitan dengan data usulan pemohon, cuma untuk saat ini bila ada yang sudah dikonfirmasi oleh pihak bank dan uang nya belum dapat dicairkan juga, maka kita dari dinas akan mengeluarkan surat untuk pencairan kepada bank yang telah ditentukan pada lembar permohonan,” imbuh Nandang.

Masih katanya, untuk saat ini sabar saja dulu karena kami juga masih menunggu intruksi, mau seperti apa teknis nya ke depan, maklum saja karena banyak keterbatasan dan kesibukan.

Nandang juga menegaskan, bahwa bantuan ini hanya berlaku bagi pelaku usaha yang tidak memiliki akses perbankan terkait perkreditan, kecuali nabung karena nanti juga akan ketahuan oleh SIK [Sistem Informasi Kredit]. Maka dari itu nanti yang akan menentukan dan mengeksekusinya juga pusat,” pungkas Nandang.

Salah seorang calon penerima bantuan modal UKM, Neneng Nurhayati, warga Kecamatan Cisaat-Kabupaten Sukabumi, yang dijumpai di lokasi, mengungkapkan proses permohonan bantuan UKM yang sudah dilakukannya.

“Saya masukin berkas persyaratan dari tanggal 5 Juli 2020 dan Alhamdulillah saya sudah dikonfirmasi oleh seseorang dari pihak pemerintah, bahwasannya sudah ada masuk uang tersebut. Tetapi sangat disayangkan belum bisa dicairkan dan harus ada paraf dari dinas, saya menabung di BRI Cigayung sudah berjalan kurang lebih 8 tahun, usaha yang saya jalankan adalah warung sembako,” ungkapnya. Dedi cobra

Artikel ini telah dibaca 1790 kali

Jangan Lupa Tanggal 9 Desember 2020, Pilih Pasangan AMAN nomor 1 ( Adjo – Iman )
Baca Lainnya