Hukum

Minggu, 28 November 2021 - 08:12 WIB

2 bulan yang lalu

Dua boks berisi dokumen diamankan penyidik Ditreskrimsus Polda Banten setelah menggeledah sejumlah ruangan di Kantor BPN Lebak (dok;kabar6)

Dua boks berisi dokumen diamankan penyidik Ditreskrimsus Polda Banten setelah menggeledah sejumlah ruangan di Kantor BPN Lebak (dok;kabar6)

Paska OTT Ditreskrimsus Polda Banten, Ketua Komisi 1 DPRD Beri Pesan Menohok ke Kepala BPN Lebak

TBOnline [LEBAK] — Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungli yang dilakukan oknum pegawai BPN Kabupaten Lebak oleh Ditreskrimsus Polda Banten pada (12/11) lalu ditanggapi H. Enden Mahyudin, Ketua Komisi 1 DPRD Lebak dengan memberikan statemen menohok kepada Kepala BPN Lebak.

“Kepala BPN Lebak tentu harus bertanggung jawab atas kasus pungli itu. Seorang pemimpin seharusnya mengetahui kinerja bawahannya dan melakukan sosialisasi serta pengawasan ketat bagaimana mereka bekerja di bawah,” kata Enden Mahyudin, (21/11) pekan lalu.

Ditambahkan politisi PDIP ini, kasus OTT ini menandakan bahwa Kepala BPN Lebak kurang pengawasan terhadap kinerja bawahannya.

H. Enden Mahyudin, Ketua Komisi 1 DPRD Lebak (Foto : Ist)

“Mereka kan sudah digaji oleh negara. Adanya OTT soal indikasi pungutan yang melebihi ketentuan ini menandakan bahwa BPN terkesan kekurangan biaya. Lantas uang negara yang untuk menggaji pegawai BPN bagaimana. Ini dzolim kepada masyarakat dan negara dirugikan,” tandasnya.

Untuk itu, kata H. Enden, BPN Lebak harus segera di evaluasi secara menyeluruh, hal ini untuk menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat.

“OTT ini jelas berdampak terhadap kepercayaan masyarakat. Untuk itu, kami minta agar BPN Lebak di evaluasi menyeluruh,” tegasnya.

H. Enden dalam kesempatan ini juga menyampaikan apresiasi terhadap Polda Banten yang telah mengungkap oknum-oknum di BPN Lebak, ia percaya Polda Banten akan mengupas tuntas kasus ini.

“Kami tentu apresiasi Polda Banten yang telah berhasil OTT oknum pegawai BPN Lebak, sehingga ini akan menjadi contoh kepada yang lain agar tidak berbuat yang melawan hukum. Kami juga percaya Polda Banten akan menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas,” tandasnya.

Diketahui paska OTT, penyidik Ditreskrimsus Polda Banten menggeledah Kantor BPN Kabupaten Lebak, Rabu (17/11). Hampir 5 jam penyidik menggeledah sejumlah ruangan di Kantor BPN Lebak, informasi yang didapat ruangan Kepala BPN Lebak Agus Sutrisno juga tak luput digeledah.

Kepala BPN Lebak Agus Sutrisno (Foto : Ist)

“Ada 5 ruangan, iya salah satunya termasuk ruangan itu (Kepala BPN). Setelah kami lakukan mendapat barang bukti dan (penetapan) tersangka, kami juga status quo yang kemudian hari ini dilakukan penggeledahan di 5 ruangan itu,” kata Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Banten, AKBP Wiwin Setiawan.

Penyidik mengamankan bertumpuk-tumpuk dokumen yang dibawa menggunakan 2 boks berukuran sedang. Dokumen yang diamankan juga untuk melengkapi bukti petunjuk serta dokumen baru. Wiwin menjelaskan, tidak menutup kemungkinan dari hasil penggeledahan tersebut bisa muncul tersangka baru.

“Iya tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain,” katanya. Deni Rukmansyah

Artikel ini telah dibaca 535 kali

Baca Lainnya