Jangan Lupa Tanggal 9 Desember 2020 Coblos Nomor 1 Adjo Sardjono – Iman Adinugraha

Kabupaten Sukabumi

Minggu, 8 November 2020 - 21:00 WIB

2 minggu yang lalu

Paska Mabung, Murai Batu ‘Cule 359’ Tampil Impresif dan Menawan

TBOnline [SUKABUMI] — Kontes atau lomba burung berkicau, memang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta burung atau yang sering diistilahkan dengan sebutan ‘kicau mania’.

Salah satu burung berkicau yang memiliki kelas istimewa dan banyak digemari para kicau mania dalam kelas kontes dan perlombaan ialah burung Murai Batu khas Pulau Sumatera, hal ini karena jenis burung ini memiliki suara dan spesifikasi kicauan yang sangat baik. Harganya pun tergolong mahal, hal inilah yang membuat para kicau mania berlomba agar murai batunya menjadi yang terbaik diantara pemilik murai batu lainnya.

Dilansir dari Wikipedia, Murai Batu memiliki tubuh hampir seluruhnya hitam, kecuali bagian bawah badan berwarna merah cerah hingga jingga kusam. Terdapat sedikit semburat biru di bagian kepala, ekor panjang ditegakkan dalam keadaan terkejut atau berkicau dan badan berukuran 14-17 cm.

Joy, bersama Murai Batu Cule 359 meraih juara 1 dalam even yang digelar BBS Interprise (Foto: TBO)

Salah satu burung Murai Batu yang tampil menawan dengan meraih juara 1 (satu) dalam lomba atau even yang digelar BBS Interprise di wilayah Utara Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (08/11/2020) ialah Murai Batu yang dinamai Joy, pemiliknya dengan sebutan ‘Cule’.

Meski baru selesai mabung (rontoknya bulu) namun Cule dalam lomba ini tampil secara impresif dan menawan, sehingga Joy merasa puas dan bersedia membagikan sedikit tips perawatan burung kesayangannya ini.

“Pada dasarnya kontes burung berkicau ini sangat memperkuat silaturahmi yang baik, khususnya bagi para kicau mania Murai Batu. Masuk tidaknya menjadi juara bukan ukuran, akan tetapi memperbanyak saudara adalah hal yang terpenting, salah satu contoh ialah bagaimana kita dapat saling bertukar pikiran dan masukan dari sesama kicau mania agar murai batu peliharaan tampil maksimal dan menjadi juara. Belum lagi terkadang kita berkumpul dengan tujuan ukhuwah Islamiyyah sehingga kita menjadi banyak saudara. Untuk itu kita sangat berterima kasih kepada teman-teman juri yang bekerja secara profesional dan transparan dalam menilai serta menentukan kualitas Murai Batu,” papar Joy.Disinggung bagaimana cara perawatan Murai Batu Cule, Joy menjelaskan yang terpenting ialah telaten.

“Kurung atau sangkar yang bersih adalah hal penting agar Murai Batu tetap nyaman. Selain itu pakan dan ekstra puding juga harus teratur, penjemuran di pagi hari sangat baik untuk mendapatkan Vitamin E. Akan tetapi jangan terlalu lama, bisa dari jam 07.00 Wib sampai jam 08.00 Wib, maksimal jam 09.00 Wib, setelah itu dianginkan sekitar 15 menit dan langsung di kerodong. Itu untuk perawatan sehari-hari. Namun hal yang terpenting lainnya  yakni selalu berdoa dan sering bersedekah kepada yang haknya, karena doa bagian terpenting untuk segala sesuatu apa yang kita harapkan hingga menjadi kenyataan,” ujar Joy serius. TBO

 

Artikel ini telah dibaca 327 kali

Baca Lainnya
  • 28 Mei 2019 - 07:39 WIB