Berita Polisi

Selasa, 10 Agustus 2021 - 07:41 WIB

2 bulan yang lalu

Operasi Gabungan di Tanjung Rhu dan Teluk Kelabat, Kombes Pol Sihar Matogu Manurung : Ini Biasanya Kucing-Kucingan

TBOnline [BABEL] — Operasi penertiban penambangan ilegal yang melibatkan sekitar 170 aparat gabungan di wilayah perairan Tanjung Rhu dan Teluk Kelabat, yang masuk dalam dua wilayah (Kabupaten Bangka dan Bangka Barat) pada Senin (9/8/2021) memunculkan beberapa fakta menarik.Karo Ops Polda Kep. Babel Kombes Pol Sihar Matogu Manurung yang memimpin operasi tersebut menyatakan bahwa aparat akan turun patroli ke tempat-tempat persembunyian kapal, dan apabila ditemukan akan di imbau kembali, di police line agar mereka tidak bergerak.

“Karena terus terang ini biasanya kucing-kucingan. Jadi kita betul-betul akan menindak apabila dia melakukan penambangan secara ilegal kita akan menarik kapal tersebut, kita akan kumpulkan di Bangka Induk maupun di Bangka Barat,” ungkap Sihar Matogu Manurung.Karo Ops juga menyampaikan akan melakukan patroli selama 7 hari dengan beberapa tahapan.

“Kegiatan ini kita rencanakan dalam 7 hari, kita akan monitor, tahap pertama kita akan melakukan patroli, tahap kedua patroli dan tahap ketiga jika memang kita tidak akan temukan lagi, kita akan tertibkan yang ada di Tanjung Rhu sesuai dengan SPK yang dikeluarkan  PT LSM. Selebihnya jika tidak ada SPK kita akan lakukan tindakan pengusiran,” jelasnya

Dengan penertiban ini Karo Ops Polda Babel berharap situasi akan dapat kondusif serta kamtibmas dapat terjaga.“Jadi semua harus satu suara, Harapan kita tidak ada lagi konflik sosial masyarakat, antara nelayan dengan penambang, kemarin kita sudah sampaikan aspirasi masyarakat nelayan bahwa mereka tidak akan protes selagi dilakukan ada SPK dan di wilayah yang telah ditentukan,” pungkasnya. Fani Tamzona

Artikel ini telah dibaca 163 kali

Baca Lainnya