Nasional

Kamis, 5 Desember 2019 - 09:38 WIB

8 bulan yang lalu

Anggota DPD RI perwakilan Bangka Belitung, Alexander Fransiscus [foto: eranewsinfo]

Anggota DPD RI perwakilan Bangka Belitung, Alexander Fransiscus [foto: eranewsinfo]

MINIM PENGAWASAN SEDIKIT KONTRIBUSI – Alex Pertanyakan Kontribusi ICDX dan AETI Bagi Pembangunan Babel

TBOnline [JAKARTA] — Anggota DPD RI Bangka Belitung, Alexander Fransiscus buka-bukaan terkait tata kelola bisnis timah, salah satunya terkait fungsi ICDX [Indonesia Commodity Derivatives Exchange] atau bursa komoditi berjangka bagi timah. “Apa fungsi dan tugas dari ICDX sebagai perusahaan bentukan yang mengatur kontrak di bidang pertambangan termasuk timah yang ada di Babel,” tanya Alex. Terlebih, sambungnya, selama ini ICDX minim pengawasan. “Siapa yang mengawasi [ICDX -red]?”.

Kepada Fani Tamzona dari TBO, Alex juga menyoroti peran AETI [Asosiasi Eksportir Timah Indonesia] yang kontribusinya belum maksimal bagi perekonomian Bangka. “Dimana peran AETI tersebut,” katanya, Rabu [4/11]. Menurut Alex, peran dan kontribusi ICDX maupun AETI bagi pembangunan di Babel masuk dalam program 100 hari kerja nya setelah terpilih sebagai anggota DPD RI periode 2019-2024. “Ini saya terima banyak masukan dari warga Babel terkait hal ini,” katanya.

Diketahui ICDX merupakan bursa timah Indonesia yang ditunjuk pemerintah, dalam perjalanannya setiap tahun nilai transaksinya terus mengalami peningkatan.

Gubernur Provinsi Bangka Belitung [Babel] Erzaldi Rosman Dhohan dalam suatu kesempatan pernah mendorong agar ICDX mampu memberikan manfaat terhadap pembangunan di Babel. “Intinya mendorong ICDX memberikan manfaat terhadap pembangunan di Babel dan jangan hanya mengambil keuntungan semata,” kata Erzaldi.

Menurut Erzaldi akan percuma bila ICDX menjual timah sekian banyak dari Babel tetapi tidak memberikan manfaat, tapi tidak berkontribusi. “Jika ICDX bisa memberikan perubahan-perubahan kenapa tidak saya dukung ICDX ini, tapi kita lihat dulu perubahan yang dilakukannya seperti apa,”ujarnya. Fani Tamzona

Artikel ini telah dibaca 632 kali

Baca Lainnya