Headline

Minggu, 3 Januari 2021 - 09:05 WIB

4 bulan yang lalu

Mantan ‘Bos’ Tambang Timah, Banting Stir Jadi Petani

TBOnline [BANGKA] — ‘Roda kehidupan niscaya berputar, dan kita harus siap menjalaninya’, pribahasa ini seperti menggambarkan jalan kehidupan seorang Amri, sosok pengusaha penambang timah yang banting setir menjadi petani.Dijumpai TBO ditengah ladang perkebunannya, yang tak jauh dari kediamannya di Dusun Air Hangat (Stasiun 6) Desa Gunung Pelawan, Kecamatan Belinyu-Kabupaten Bangka, Sabtu (02/01/2021), Amri bercerita bagaimana ia ketika tahun 2017 bertransformasi menjadi seorang petani.

“Sejak tahun 2016 bisnis tambang bijih timah rakyat sudah tidak bisa diandalkan lagi, tahun itu adalah masa tersuram ketika usaha tambang saya terpuruk dan bangkrut,” kenang Amri, yang pada medio 2014 dikenal sebagai ‘bos’ timah ini.

Anjloknya bisnis tambang timah rakyat di Bangka Belitung memang dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya ialah karena masif nya penambangan yang tidak disertai tata kelola reklamasi lahan  ex penambangan, membuat pemerintah mengeluarkan regulasi terkait tambang timah ini, selain tentunya menjaga kelangsungan bijih timah di Pulau Bangka Belitung.Berangkat dari kondisi lesunya bisnis tambang timah ini, Amri kemudian menggarap lahan eks tambang timah miliknya menjadi sebuah perkebunan.

“Kita tanam semangka, jagung dan kacang tanah di lahan eks tambang timah yang sudah diratakan, kemudian melalui proses pengembunan dan pemupukan bibit tanaman yang tepat,” jelas Amri.

Hasilnya kini Amri bisa meraup keuntungan bersih jutaan rupiah dari hasil panen tanaman perkebunan miliknya ini.

“Maka saya berharap bagi kawan-kawan yang pernah menjadi pelaku penambangan, agar bisa memanfaatkan lahan eks tambang untuk diolah, sehingga bisa mendapatkan hasil yang lebih baik sebagai petani, sehingga azas manfaatnya lebih baik lagi. Jangan tinggalkan perkebunan, karena dari perkebunan masih bisa mendapatkan penghasilan,” ujar nya.

Amri juga berharap kepada pemerintah pusat dan daerah agar lebih memperhatikan petani biar lebih sejahtera.“Selain itu kami ucapkan terimakasih kepada PPL Desa Gunung Pelawan Pak Zulfandi, atas bantuan dan bimbingan nya pada tahun 2020 lewat Kelompok Tani Jaya 2 karena sudah membantu pengadaan bibit padi jenis INPAGO untuk lahan seluas 10 Hektar, kemudian jenis padi tada hujan dan bibit bawang merah sebanyak 300 kg/satu kelompok,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 258 kali

Baca Lainnya