Polres Bangka Barat

Jumat, 30 Maret 2018 - 11:21 WIB

3 tahun yang lalu

Mahmud Yunus : Wartawan dan LSM Harus Berperan Membackup Pendidikan

Depok, Target buser Online
Pagi cuaca cerah dan udara agak sedikit panas, Kepala Sekolah SD Negeri Limo 2 Depok, Mahmud Yunus, M.M.Pd, sedang berada di ruang rapat menerima kedatangan kami, tak lama kemudian berbicara mengkritisi, peranan wartawan dan LSM sebagai mitra selayaknya mem back up dunia pendidikan, sebagaimana pihak ke tiga yang harus mengkritisi dan mengakomodir suara miring dari orangtua.

“ Ini realita ada murid yang keponakan wartawan di sekolah lain, dia mengeluhkan tentang sesuatu di sekolahannya tanpa harus tabayun dulu atau lihat proporsinya langsung nuduh, ‘kan langsung bahaya buat pihak sekolah, tidak jarang kepsek sering dipanggil Dinas untuk mengklarifikasi masalah yang terjadi, ” ujarnya belum lama ini.

Wartawan dan LSM seharusnya berperan mem backup keberlangsungan pendidikan, sedangkan saat ini terjadi pembalikkan opini, ada kesan pihak ketiga hanyalah mengkritisi, walaupun idealnya dirtkritisi itu juga perlu, kecuali jika terjadi penyimpangan seperti korupsi, penyalahgunaan wewenang, pungli, itu beda persoalan.

Menjalankan sesuatu yang baik, rasional dan bisa terukur, apa yang bisa kita lakukan, jadi kalau kita masih disalahkan masih ada tempat yang melindungi kepada Allah SWT, kalau wartawan datang ke sekolah ini, saya bilang saya ada ditempat , tidak pernah saya bilang tidak ada, kalaupun tidak ada bukan ngumpet tapi karena saya melaksanakan tugas dinas diluar sekolah, tutur pria energic ini.

Kami tidak bisa memfasilitasi wartawan dan LSM untuk mendapatkan sumber titik persoalan, jika memang ada hal seperti ini adalah pihak komite sekolah yang ikut berperan menyelesaikannya, pengaduan bisa saja dimusyawarahkan dan bermufakat, peranan Pers sebagai mitra mempublikasikan secara proporsional sebatas apa yang telah dimufakati, saya juga memahami jika wartawan dan LSM yang ingin bertemu, ayo kita sharing, katanya.

Dalam menerima wartawan dan LSM, saya gak ada berpikir like and dislike, semua rekan media dan LSM diterima dengan senang hati, sebagai kontrol sosial, wartawan adalah teman dan rekan saya yang dihargai, karena bisa saja seorang kepsek disalahkan awak media karena tidak suka menerima wartawan, padahal karena pekerjaan yang menyita waktu sehingga tidak bisa ditemui, nah ini harus dipahami, kita bekerjasama dan berinteraksi membentuk opini yang baik.

Tentang, Saber pungli, mahmud Yunus melanjutkan, kalau dimaknai harus 100%, mutlak, tapi yang terjadi pemaknaan itu tidak relevan, karena ada beberapa item justru agak sedikit menghambat, ini tidak boleh, itu tidak boleh.. contohnya setiap hari jumat setiap murid dengan sukarela (tidak wajib) ikut nyumbang antara Rp.1000 s/d Rp. 2000,- untuk disalurkan, padahal ini adalah pendidikan akhlak, penguatan karakter, ” pungkasnya.

Mahmud Yunus berfilosofi, dunia ini adalah kesenjangan kenyataan dan harapan, kenyataan ingin begini, harapannya begono…kalau kita berkeyakinan sesuai dengan kaidah, mekanisme hidup sudah diatur kalau rejeki kita gak bakal ketuker..kalau kita tidak bisa memberi solusi atas sebuah permasalahan , buat apa jadi pimpinan, diangkat jadi pimpinan untuk mencari solusi atas sebuah masalah ‘kan gitu..

Hidup dalam kondisi yang demokratis pro dan kontra adalah wajar, jika seorang pemimpin tidak dianggap berhasil bagi yang kontra bahkan sebaliknya seorang pemimpin dianggap berhasil bagi yang pro, keberhasilan kepemimpinan adalah peranannya menguasai bidangnya, dan mencari titik kompromi dimana yang bisa menguntungkan itu’lah yang dijalani. Freddy

Artikel ini telah dibaca 655 kali

Jangan Lupa Tanggal 9 Desember 2020, Pilih Pasangan AMAN nomor 1 ( Adjo – Iman )
Baca Lainnya