Jangan Lupa Tanggal 9 Desember 2020 Coblos Nomor 1 Adjo Sardjono – Iman Adinugraha

Polres Bangka Barat

Kamis, 12 April 2018 - 21:21 WIB

3 tahun yang lalu

SDN Tanah Baru 1 Beji Depok

SDN Tanah Baru 1 Beji Depok

Lebih Dekat Dengan SD Negeri Tanah Baru 1 Beji Depok

TB-Online, DepokBelum lama ini, Target Buser  Online bertandang ke SDN Tanah Baru 1 Depok menjumpai  kepala sekolah Hj. Engkoy Rukoyah, M.Pd di ruang kerjanya saat senggang di pagi hari. Wanita yang disapa Engkoy ini dalam penuturannya mengatakan,  belum bisa memberikan keterangan 100% karena baru dua bulan menjabat sebagai kepsek SDN Tanah Baru 1 Depok .

Sekolah yang berlokasi di Jl. Karya Bakti No.1, Tanah Baru, Beji, Kota Depok, tampak asri dengan  adanya tumbuhan yang ditanam disekitar pekarangan sekolah, walaupun lahannya sempit tapi diupayakan bisa ditanam di pinggir dengan pot atau ditempel di dinding. “Dengan adanya tanaman ini, sekolah tidak tampak gersang dan kusam,“ katanya membuka pembicaraan.

Hj. Engkoy Rukoyah, M.Pd (Kepala SDN Tanah Baru 1 Beji Depok)

Lebih lanjut Hj. Engkoy mengatakan, mendidik 480 murid bukanlah pekerjaan yang gampang, sejumlah 18 guru yang berkompeten banyak ikut mengembangkan disiplin ilmunya dengan ikut pembinaan dan pelatihan serta workshop yang diadakan oleh Dinas Pendidikan kota Depok guna menyiapkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas.

Kinerja yang di emban Hj. Engkoy sebagai pimpinan SDN Tanah Baru 1 Depok,  adalah mengetahui dan mengidentifikasi terhadap sumber daya pendidik untuk membantu mengembangkan pedoman kerja Sekolah kemudian melakukan monitoring  dan evaluasi pengembangan sekolah.

“Tentunya kemajuan pendidikan bukan tanggung jawab pihak sekolah saja, ”katanya, Kerjasama komite, tokoh masyarakat, pakar pendidik yang mampu memberikan solusi  bagaimana caranya melaksanakan peningkatan penguatan pembelajaran di sekolah ini, “ tutur wanita yang berasal dari Garut, Jawa Barat.

Keberhasilan pendidikan disekolah belum maksimal jika lulusan yang diterima di sekolah negeri lanjutan baru mencapai 15%, “hal ini merupakan PR bagi saya bersama dewan guru, namun ia mengakui masih ada kendala terkait dengan ruangan kelas yang masih kurang, saya berharap dibangun RKB karena jumlah rombel tidak sebanding dengan jumlah ruangan kelas,” harapnya.

Wanita yang enerjik ini menambahkan,jika berbicara sanitasi, hampir semua sekolah masih kekurangan toilet (WC) atau kamar buang air, menurutnya  standar WC untuk SD Negeri  adalah 1 WC untuk 40 anak, berarti idealnya  12 WC, sedangkan jumlah WC yang tersedia hanya  6 WC murid dan 1 WC guru.

“Saluran got dari WC disini tidak boleh ada sampah yang nyangkut, akan dikenakan sanksi bila anak membuang sampah di toilet seperti tisu dan lainnya,” katanya.

Menghadapi ujian nasional, Hj. Engkoy berharap kepada anak berusaha belajar lebih digiatkan lagi dan kami terus memotivasi kepada anak dan orangtua, yang mau belajar les diluar dipersilahkan  ‘gak ada larangan, kalau bisa orangtuanya dirumah menggenjot jam belajarnya, tapi alhamdulillah setiap tahunnya kami meluluskan anak lulus UN 100%,” ungkapnya.

Hj. Engkoy berpesan kepada masyarakat, agar penguatan pendidikan karakter bukanpersoalan di sekolah saja akan tetapi dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat, dengan memperkuat keimanan kepada semua umat beragama, religius, dengan religius merupakan potensi dalam kehidupan kita sehari-hari, tutur Hj. Engkoy mengakhiri pembicaraan. Freddy FHS

Artikel ini telah dibaca 2103 kali

Baca Lainnya