Headline

Senin, 9 November 2020 - 12:17 WIB

3 bulan yang lalu

Konsolidasi dan Peningkatan Kualitas Kinerja Kementrian PUPR

TBOnline [SUKABUMI] — Puluhan mandor laksanakan giat peningkatan kinerja dan perkuat kinerja secara teknis, konsolidasi dan peningkatan kualitas kinerja para mandor ini dinilai penting agar pekerjaan Kementrian PUPR Melalui pelaksana pemukiman Wilayah 1 Provinsi Jawa Barat Tahun 2020-2021.
Program Sapras Pendidikan, Olah raga dan Pasar (PSP-POP) Wilayah 1 Jawa Barat.

Hingga saat ini, beberapa pekerjaan rehab sekolah SDN di Kabupaten Sukabumi sudah hampir *60* persen terserap dengan baik dan benar. Meskipun cuaca dan jarak tempuh matrial sedikit kurang mendukung untuk menghantar ke titik lokasi sekolah, namun tidak mengendorkan semangat kinerja mandor dilapangan, ujar Dedi *sebagai Pelaksana* Satuan Kerja Pelaksanan Prasarana Pemukiman, Saat jumpa Pers (8/11/2000).

“Pertemuan konsolidasi ini berharap supaya personil antara para mandor lebih solid lagi dalam meningkatkan kinerja dilapangan, sehingga pekerjaan bisa berjalan mulus sesuai harapan masyarakat meskipun tantangan luar biasa.”

Menurutnya, kegiatan ini sangatlah penting sebagai bentuk evaluasi internal dalam melengkapi kekurangan dan meningkatkan kinerja para mandor dilapangan, selanjutnya menjadi agenda rutinitas dalam evaluasi demi membangun kekompakan kesatuan para mandor, sehingga menghasilkan kesuksesan pekerjaan dilapangan dengan tetap mengedapnkan aturan yang ada.

“Hal-hal lain juga penting yakni meningkatkan kapasitas para mandor saling mengingatkan kembali terkait pemahaman pekerjaan, aturan, juklak juknis, klasifikasi kinerja, perbaikan kontruksi, melengkapi pekerjaan sesuai regulasi agar pekerjaan bisa berjalan semaksimal mungkin.”

Selain itu, Kegiatan ini merupakan bentuk informasi publik dan mengabarkan kepada masyarakat karna dinilai sangat penting dalam pelaksaan kegiatan ini, mengingat konsolidasi para mandor dilapangan perlu juga disampaikan pada publik agar pekerjaan sesuai apa yang diharapkan.

“Rapat konsolidasi para mandor ini, menuntut adanya inovasi perbaikan lebih ditingkatkan lagi, sehingga pekerjaan dilapangan menghasilkan pekerjaan yang layak bermanfaat dan bisa dirasakan langsung oleh dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi, walaupun ada kendala terkait jaringan listrik PLN di SDN *Kebon* Kapas.”

Terakhir, jelas Dedi, selama ini kita selalu lebih memprioritaskan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan kegiatan ini, meskipun ada saja masyarakat yang mencurigai informasi publik dengan alasan ini dan itu tanpa subtansial padahal pekerjaan ini sudah transparan dan terang benderang, tutupnya. Asep SM / Halid Eka

Artikel ini telah dibaca 146 kali

Baca Lainnya