Berita Daerah

Sabtu, 7 November 2020 - 01:47 WIB

4 minggu yang lalu

Khaul Pendiri Cimande, Kasepuhan dan Guru Silat, TTKKDH Gelar Ritual di Situs Purbakala Citaman

TBOnline [PANDEGLANG] — Sebanyak 1000 orang keluarga besar TTKDH kumpul di Situs Purbakala Citaman Batu Goong, Desa Sukasari, Kecamatan Pulosari-Kabupaten Pandeglang, melaksanakan kegiatan ritual tahunan, Kamis (05/11/2020).Kegiatan ini dilakukan untuk memperingati khaul pendiri aliran silat cimande yakni Mbah Khair serta para kasepuhan dan guru-guru Cimande yang telah wafat.

Ritual tahunan ini salah satunya adalah keceran mata atau juga disebut peureuh.

Pereuh ini punya nilai filosofi pencucian, setiap insan yang di peureuh atau di keceur harus melihat kepada kebenaran —hal yang tidak perlu dilihat tidak boleh dilihat, hal-hal yang tidak boleh dilakukan menurut syariat agama islam maka insan Cimande tidak boleh melakukan— maka cai keceuran ini di sebut cai mande atau cai nu hade.

Selain keceran atau peureuh kegiatan ritual tahunan ini dilanjutkan dengan urutan tangan atau rawatan.

Dalam ketentuan silat cimande setiap orang yang menguasai silat cimande maka dia diharuskan bisa melakukan pengobatan dalam hal urutan.Kegiatan ritual tahunan pada 5 November 2020 di Situs Purbakala Citaman ini dihadiri oleh Kepala Desa Sukasari, Iswandi SH dan pengurus DPP Kesti TTKKDH, H. Wahyu Nurjanil, Pengurus DPW Abah Sahroni Mandala, Camat Pulosari Mimif, para kasepuhan Cimande Abah Uking, Abah Safirin, Abah Salim, Abah Emong dan banyak lagi para kasepuhan yang datang dari berbagai kecamatan. Dihadiri juga pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kecamatan se Kabupaten Pandeglang.

Ketua panitia pelaksana ritual tahunan Abah Kosim Maulana mengatakan terlaksananya kegiatan ini adalah hasil perjuangan para pemuda dan masyarakat yang memang mayoritas pemegang talek cimande.

“Kegiatan yang dianggap luar biasa dianggap di luar nalar, karena sebenarnya kami tidak punya dana yang cukup tetapi acara ini sangat meriah, semua yang hadir bisa makan, malahan sisa makan tersebut masih bisa dibagikan di luar acara keceran. Ini adalah bukti karomah para Kasepuhan Cimande. Walaupun kita tidak punya dana cukup untuk segitu banyak orang yang hadir, tetapi barokah dan tidak kekurangan apa pun. Ini yang patut kita syukuri, untuk ke depan kita harus lebih meningkatkan kekompakan dan kepedulian supaya acara-acara seperti ini bisa lebih meriah lagi,” ungkap Abah Kosim Maulana.

Sementara, Ketua Cabang Kecamatan Pulosari Ade Rompal mengatakan TTKKDH adalah ormas yang berafiliasi kepada persatuan dan kesatuan, serta mengedepankan silaturahmi dan persaudaraan.

“TTKKDH selalu siap dalam segala hal terutama menjaga keutuhan bangsa. Siap menjadi garda terdepan membela tanah air bangsa dan negara ketika ada pihak pihak yang mengancam,” katanya.

Kegiatan ini salah satunya memupuk persatuan dan kesatuan di lingkungan keluarga besar Kesti TTKKDH khususnya di Kecamatan Pulosari.

“Untuk itu pemerintah daerah harus punya kepedulian kepada kami, supaya kita bisa bersinergi,” tukas Ade Rompal.

Sekjen Kesti TTKKDH Kabupaten Pandeglang Surya Wijaya, yang juga hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa keluarga besar Kesti TTKKDH sejumlah 18 ribu yang tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Pandeglang harus bergandengan tangan.

“Tidak boleh terpecah belah dan selalu memupuk tali silaturahmi saling mendukung dan membantu satu sama lain sesuai pedoman organisasi,” kata Surya.

H. Wahyu Nurjamil sebagai tokoh muda TTKKDH Banten sekaligus perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kesti TTKKDH menyampaikan kepada seluruh tamu yang hadir harus bisa menjaga talek’ saling menghormati dan menjaga.

“Tidak boleh terpecah gara-gara beda pilihan, karena waktu sekarang ini momen politik begitu kental dalam menghadapi Pilkada bulan Desember mendatang. Silahkan punya pilihan masing masing tetapi persatuan dan kesatuan harus jadi prioritas,” imbuh Wahyu Nurjamil.

Camat Pulosari Mimif mengungkapkan senang dengan kegiatan ini.

“Walaupun kami tidak bisa silat, tapi teureuh atau darah jawara mengalir deras dalam diri kami, sehingga ketika ada kegiatan seperti saat ini kami selalu semangat,” jelas camat. SS. Munandar

Artikel ini telah dibaca 199 kali

Jangan Lupa Tanggal 9 Desember 2020, Pilih Pasangan AMAN nomor 1 ( Adjo – Iman )
Baca Lainnya