Nasional Pemerintah Kota Sukabumi

Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:16 WIB

7 bulan yang lalu

Ketua Askot PSSI Sukabumi, Sebut Bantuan Pemda Untuk Sepakbola Masih Jauh Dari Harapan

TBOnline [KOTA SUKABUMI] — Sejak terpilih sebagai Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Sukabumi pada Januari 2019 lalu, publik sepakbola di Kota Sukabumi menaruh harapan besar pada Ir. Syamsizar untuk mengangkat kembali marwah daerah ini di kancah olahraga kulit bundar.

Ditengah minim pendanaan dan prestasi, Syamsizar yang berlatarbelakang politisi dan pengusaha, punya pekerjaan tak ringan membangun sepakbola yang sudah memasuki era bisnis dan industri di Kota Sukabumi.

Dijumpai TBO, di sela melatih siswa SSB Akasia miliknya di Lapangan Pasir Pogor, Syamsizar menceritakan perkembangan sepakbola di Kota Sukabumi pasang surut atau naik turun, tapi konstan meski dalam keadaan pandemi Covid 19.“Sejak Maret, kami sebagai pengurus terus berkoordinasi dengan pengurus melalui WA di Group Konsisten, dan Alhamdulilah kemarin dari tanggal 3 dan 10 Oktober, kami selesai menyelenggarakan pertandingan ekshibisi U 13 dengan juaranya SSB Magma dan U 15 dengan juaranya SSB Garuda. Dan pada bulan Desember nanti akan dilaksanakan ekshibisi U 19 antar klub. Nantinya pemain yang berasal dari Kota Sukabumi yang terpilih akan digabungkan untuk Tim BK Pra Porda sekitar bulan April 2021,” ulas Syamsizar.Menurut Syamsizar, Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Sukabumi mempunyai fungsi sebagai kepanjangantangan PSSI dan Asosiasi Provinsi (Asprov) di daerah, sehingga mempunyai program yang selaras dengan pusat dan daerah dalam mempercepat dan memajukan olahraga sepakbola.

“Namun ada beberapa hal yang kurang mendukung percepatan tersebut, diantaranya sarana lapangan dan bantuan dari Pemkot Sukabumi melalui KONI yang masih sangat jauh dari harapan yang didengungkan oleh PSSI pusat atau bahkan yang diharapkan Presiden Jokowi,” kata Syamsizar, yang juga menyebut tahun lalu anggaran yang dialokasikan Pemkot Sukabumi untuk sepakbola sebesar Rp16 Juta.Syamsizar yakin bila prestasi di bidang sepakbola sejalan dengan anggaran yang diinvestasikan, ia bahkan berseloroh siap mundur jika anggaran untuk sepakbola ditingkatkan, bahkan bila tidak mendapatkan emas.

“Kalau menghasilkan prestasi di urutan 15 sebagaimana target KONI, kita kerja keras. Namun kalau pemda mau alokasikan misalnya untuk sepakbola Rp500 juta, tapi tidak mendapatkan emas di Porda 2022, dan ketuanya harus mundur. Saya siap,” tandasnya.

Adapun program Asosiasi Kota (Askot) PSSI Sukabumi tahun 2021 menurut Syamsizar diantaranya :
1) SSL sedang dirancang kelanjutannya karena tahun kemarin oleh salah satu sponsor tidak sesuai dengan yang diharapkan.
2) Liga Pelajar (GSI) SMP sudah berjalan setiap tahun bekerjasama dengan Dinas Pendidikan menuju Jabar dan nasional.
3) Liga Remaja SMA/SMK sudah berjalan setiap tahun dan tahun 2019 juaranya SMKN 4 Kota Sukabumi.4) Liga U 13 sudah disampaikan diatas dan tahun 2021 akan dilaksanakan berupa kompetisi reguler berbarengan hanya waktu pelaksanaan yang berbeda dgn U 15, U 17 dan U 19.
5) Untuk U 10,12,14,16,18 akan dilaksanakan oleh FOSSBI. M. Rizwan (Joy)

Artikel ini telah dibaca 460 kali

Baca Lainnya