Hukum

Selasa, 5 Oktober 2021 - 08:48 WIB

10 bulan yang lalu

ILUSTRASI - Tindak kekerasan yang dilakukan terhadap perempuan (foto : ist)

ILUSTRASI - Tindak kekerasan yang dilakukan terhadap perempuan (foto : ist)

Kecam Kekerasan Terhadap Ira Dewi Darma, Ketua MOI Serang Minta Polisi Tangkap Pelaku

TBOnline [SERANG] — Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) DPC Kabupaten Serang mengutuk keras tindakan kekerasan yang diduga dilakukan RZ kepada istri Ketua MOI DPC Lebak pada Sabtu (2/10/2021) sekitar pukul 17. 00 Wib lalu.

“Tindakan kekerasan itu tindakan melawan hukum, jadi sudah selayaknya aparat kepolisian memproses secara hukum sesuai dengan tindakan pelaku kepada korban. Tidak ada yang kebal hukum di negara ini. Ini negara hukum. Jadi sudah sepantasnya pelaku tindak kekerasan di proses secara hukum, tentu kami tidak terima Ira Dewi Darma istri sahabat kami Ketua MOI DPC Lebak jadi korban kekerasan,” tegas Anas Nasihun, Ketua MOI DPC kabupaten Serang, Senin (4/10/2021).

Anas Nasihun, Ketua MOI DPC Serang (Foto : Ade)

Kata Anas, pihaknya mengaku miris perlakuan pelaku RZ yang masih saudara kandungnya itu hingga memukul di bagian kepala berkali-kali kepada korban, hingga korban tersungkur. “Ini sudah keterlaluan, korban di pukuli berkali-kali hingga tersungkur. Bahkan korban sedang sakit dan sedang di kerikin bibinya. Di situ juga banyak anak kecil bahkan ada anak nya yang masih bayi. Ini keterlaluan, kami mengecam tindakan ini,” sebut nya.

Untuk itu Anas meminta pihak kepolisian segera memanggil pelaku dan di proses hukum. “Kami minta pelaku segera di panggil dan di proses secara hukum. Kami Organisasi MOI se Provinsi Banten tidak terima istri sahabat kami di perlakukan seperti itu,” tandas nya.

Senada, Dzirin Toha Ketua Antar Lembaga DPW MOI Banten menyayangkan dan mengaku miris adanya tindakan kekerasan terhadap istri pengurus MOI DPC Lebak bernama Ira Dewi Darma. Ia meminta Kepolisian Polres Kabupaten Serang segera usut tuntas tindakan melawan hukum tersebut. “Kami sangat menyayangkan tindakan kekerasan itu. Saudara tinggal saudara, pelaku sudah keterlaluan, sudah melakukan kekerasan tapi tidak ada itikad baik bahkan malah menantang. kita akan kawal terus hingga tuntas,” katanya. Ade KS

Artikel ini telah dibaca 1274 kali

Baca Lainnya