Headline Nasional TNI - POLRI

Tuesday, 20 August 2019 - 05:05 WIB

1 month yang lalu

Spanduk berisikan himbauan untuk tidak membakar hutan dan lahan disiapkan anggota Polres Bangka Barat [foto: Humas]

Spanduk berisikan himbauan untuk tidak membakar hutan dan lahan disiapkan anggota Polres Bangka Barat [foto: Humas]

Kabag Ops dan Kasat Binmas Polres Babar Peringatkan Warga Akan Bahaya Karhutla

TBOnline [BANGKA BARAT] – Masyarakat di Bangka Barat agar tidak membakar hutan dan lahan untuk menghindari kebakaran hutan dalam skala luas menyusul musim kemarau, demikian dikatakan Kabag Ops Polres Bangka Barat AKP Robertus Whardana Utama, S.I.K seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, S.H, S.IK, M,Si, Senin [19/8/2019] pada saat pemasangan spanduk himbauan Kamtibmas oleh Humas Polres Bangka Barat di beberapa titik jalan Dusun Empat, Desa Belo Laut, Mentok.

Dalam spanduk tersebut tertulis peringatan sangat keras, bahkan ancaman penjara bagi siapa saja yang sengaja membakar lahan. “Ayo kita menjaga hutan, dan jangan membakar hutan. Jangan sampai kita mewariskan kerusakan hutan kepada anak cucu kita kelak,” ujar Kabag Ops.

Tidak hanya pemasangan spanduk, kegiatan jajaran Polres Bangka Barat dalam mencegah Karhutla [kebakaran hutan dan lahan] juga dilakukan Sat Binmas Polres Bangka Barat dengan memberikan himbauan Kamtibmas berdasarkan UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan serta UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup serta dampak hukum dan ancaman serta denda bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Kepada warga masyarakat Kp Sekip, Kel Sungai Daeng, Kec Muntok, Kanit Binpolmas Aipda M. Rosoly memberikan pemahaman terkait pencegahan, kesadaran sosial dan hukum untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan ataupun secara sengaja. “Agar dalam bekerja, para pemecah batu untuk memperhatikan arah angin dan melakukan pengawasan terhadap api agar tidak mengakibatkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Rosoly.

Kasat Binmas Iptu Taufik Zulpikar S.H seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, S.H, S.IK, M,Si menyatakan tujuan kegiatan ini ialah agar warga masyarakat dapat mengerti dan memahami bahaya akibat terbakarnya hutan dan lingkungan, kemudian dapat memahami UU yang mengatur tentang kebakaran hutan dan lahan serta dampak hukumnya bagi masyarakat. “Mengetahui dampak negatif dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), dalam bekerja dapat mengawasi api serta menyiapkan air dan alat pemadaman api di sekitar tempat kerjanya agar api dapat ditangani dan tidak menyebar hingga ke pemukiman penduduk. Selain itu agar tidak ada lagi warga masyarakat yang membuka kebun atau lahan dengan cara membakar sehingga dapat diminimalisir bahaya dan dampak kebakaran lahan di dekat pemukiman masyarakat serta bahaya ISPA (Inspeksi Saluran Pernapasan),” tutup Kasat Binmas.  Alhideman / [Humas Polres Babar]

 

Artikel ini telah dibaca 117 kali

Baca Lainnya