Bangka Belitung Headline

Kamis, 17 Desember 2020 - 10:15 WIB

5 bulan yang lalu

ILUSTRASI - Suasana pemungutan suara pada pilkada serentak di Bangka Belitung (Foto : Bawaslu)

ILUSTRASI - Suasana pemungutan suara pada pilkada serentak di Bangka Belitung (Foto : Bawaslu)

Jejak ‘Hitam’ di TPS 05 Air Bara, Cukupkah Dengan PSU?

TBOnline [BASEL] — Integritas pemilu melalui pelaksanaan pilkada jujur dan adil di Kabupaten Bangka Selatan yang digelar serentak pada Rabu (9/12/2020) ternoda oleh ulah oknum petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 05, Desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan-Provinsi Bangka Belitung.

Kantor BAWASLU Kabupaten Bangka Selatan (Foto : TBO)

Diketahui, oknum petugas KPPS berinisial S ini tertangkap tangan menggunakan alat bantu berupa paku pada saat proses penghitungan suara di TPS yang mengambil lokasi di TK Nurul Huda, Desa Air Bara ini.

Oknum petugas KPPS berinisial S di TPS 05, Desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas, yang diduga melakukan kecurangan terhadap kertas suara dalam Pilkada Bangka Selatan 2020 (Foto : TBO)

“Pada saat proses akhir penghitungan suara, oknum KPPS ini kemudian berdiri,  mengangkat dan membalikan kotak suara kosong sebagai bukti sudah tidak terdapat lagi kertas suara di dalam kotak, saat membalikan kotak suara inilah terlihat ada sesuatu yang disembunyikan di tangan oknum petugas KPPS ini, kemudian spontanitas warga dan para saksi berlari menuju oknum ini dan mendapati sebuah paku di tangan nya,” ungkap saksi mata di lokasi kejadian kepada TBO.

Sebuah paku yang digunakan oknum KPPS berinisial S di TPS 05 (Foto : TBO)

Sementara itu, seorang saksi di tempat kejadian yang menangkap dan memegangi tangan oknum KPPS —yang masih memegang paku— kemudian berinisiatif membuat bukti berupa rekaman video kejadian, menuturkan awal penghitungan kertas suara berjalan lancar, namun di pertengahan ada kecurigaan karena tangan oknum KPPS ini selalu berada di dalam kotak suara.

“Pasti dibuka di dalam (kotak suara)  karena tangannya di dalam terus,” katanya.

Saksi mata di TPS 05 saat memberikan keterangan kepada Bujang Musa, SH,. MH (Foto : TBO)

Pada saat kejadian itu menurutnya tidak ada respon dari Ketua KPPS, termasuk dari pihak pengamanan.

“Tak lama datang pihak Panwascam dan masuk ke lokasi kejadian, saya berada di luar jadi tidak tahu apa yang dibicarakan di dalam,” sebutnya.

Sementara itu, pengacara Bujang Musa, SH.MH., dalam kapasitasnya sebagai kuasa hukum salah satu principal mendatangi Kantor Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan di Jln. Jenderal Sudirman Tikung Maut, Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Rabu (16/12/2020).

Kuasa hukum pihak principal, Bujang Musa SH MH, di Kantor BAWASLU bangka Selatan (Foto : TBO)

Bujang Musa menjelaskan kedatangannya sebagai upaya mendapatkan informasi sekaligus koordinasi terkait peristiwa yang terjadi di TPS 05.

“kita memang sedang menyiapkan langkah hukum terkait perkara ini,” singkatnya.

Dijumpai usai pertemuan dengan Bujang Musa, Koordinator Divisi Hukum, Penindakan dan Penyelesaian Sengketa BAWASLU Kabupaten Bangka Selatan Erik, yang didampingi Azhari, Koordinator Divisi Humas dan Antar Lembaga BAWASLU, menjelaskan bahwa terkait kejadian di TPS 05, Desa Air Bara, pihaknya menyimpulkan bahwa terdapat indikasi dugaan tata cara dan prosedur yang salah dalam penghitungan suara di TPS 05.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penelitian berkas, kemudian Panwascam menyampaikan surat ke PPK, kemudian PPK Air Gegas meneruskan ke KPU Bangka Selatan, yang selanjutnya diputuskan oleh KPU untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 05 tersebut. Dan hari ini sudah kita ketahui bersama PSU sudah dilakukan,” jelas Erik.

Menurut Erik, hingga kini BAWASLU belum menerima laporan tentang peristiwa di TPS 05 Air Bara tersebut. Namun terhadap informasi awal akan ditindaklanjuti dengan merujuk hukum acara yang ada di BAWASLU.

“Nanti di pleno kan kalau memang ada pelanggaran, ada sentral Gakkumdu di Bangka Selatan yang melibatkan unsur kepolisian dan kejaksaan yang akan memutuskan. Kalau pelanggaran administrasi sudah dilakukan PSU,” terangnya.

Adapun pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 05 Desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas digelar pada Minggu (13/12/2020) lalu.Menurut Ketua KPU Bangka Selatan, Amri, PSU ini berdasarkan rekomendasi dari Panwascam Air Gegas melalui PPK.

“Terkait hal itu, kami menerima surat rekomendasi PSU di TPS 05 Desa Air Bara karena ditemukannya adanya pelanggaran yaitu pembukaan kotak suara dan/atau berkas pemungutan dan penghitungan suara tidak dilakukan menurut tata cara yang ditetapkan dalam perundang-undangan,” kata Amri, Sabtu (12/12/2020). Andi Mulya

 

Artikel ini telah dibaca 576 kali

Baca Lainnya