Berita Daerah Nasional Target Buser Sumatera

Wednesday, 26 September 2018 - 00:16 WIB

11 months yang lalu

Hancurnya APBD, Ketua PGRI Rohil Angkat Bicara Soal Guru Honorer

TB-Sumatera Online, Rohil – Dirumahkannya pegawai honor karena imbas dampak hancurnya APBD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) jelas sangat disayangkan. Memang, Pemerintah Daerah kita saat ini dalam kondisi sulit, tapi kami dari PGRI Rohil tetap berharap agar guru honor tidak dirumahkan karena antara pegawai honor dengan guru honor jelas konteksnya berbeda, demikian Zulfikar, Ketua PGRI Kabupaten Rohil. “Guru Honor ini punya tugas tetap dan wajib mengajar dengan mengamankan proses belajar mengajar satu orang satu kelas terutama di SD. Jadi kalau dirumahkan, maka akan terjadilah kekurangan guru besar-besaran di seluruh sekolah di Rohil ini,” ucap Zulfikar, Minggu (23/09).

Menurutnya sekalipun terdapat usulan Kadis Pendidikan untuk tetap memperpanjang guru honor yang telah besertifikasi, tetap tidak akan menyelesaikan permasalahan. “Untuk itu kami tetap meminta kiranya guru honor kita tidak dirumahkan total, kalau di evaluasi kita setuju,” tegasnya.

Mungkin guru kami yang tidak memenuhi syarat kualifikasi seperti guru tamat SMA sederajat misalnya, itu mungkin bisa untuk dievaluasi. Untuk itu, lanjutnya, kami dari PGRI sudah mengagendakan hearing (dengar pendapat -red) pada Senin ini dengan Komisi D DPRD Rohil, agar bersama-sama berjuang dan mencari solusi yang terbaik demi pendidikan Rohil kedepan. “Dan kami minta, agar dilibatkan karena ini menyangkut nasib guru kita (Pahlawan Tanpa Tanda Jasa), karena selama ini kami merasa tidak diajak untuk bicara mencarikan solusi dari permasalahan ini, sementara kami (PGRI-red) adalah tempat mengadu bagi guru-guru kita,” ujarnya. (gp3/Sudirman Kabiro Rohil)

Artikel ini telah dibaca 319 kali

Baca Lainnya