Kabupaten Sukabumi

Kamis, 24 September 2020 - 19:53 WIB

4 minggu yang lalu

Forum Bersama Tampung Aspirasi Para Sopir Perusahaan Gunung Salak

TBOnline [SUKABUMI] — Disaat perang semesta bertajuk Covid 19 yang masih terus berkelanjutan dan entah sampai kapan akan berakhir, serta daya dan efek domino yang dihasilkannya sangat kompleks.

Salah satu nya ialah luluh lantak nya perekonomian suatu negara, sehingga berdampak pada kebutuhan hidup warga.Kondisi seperti ini lah yang menjadi landasan para sopir perusahaan PLTPB di Gunung Salak untuk melakukan dialog dengan pihak perusahaan, dengan penuh harap ladang usahanya dapat mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

“Keluh kesah dan harapan akan kesejahteraan para pengemudi ini disampaikan di Kantor Forum Bersama Ormas Kecamatan Kalapanunggal,” ucap Enda yang akrab disapa Uhe, Kamis (24/9).

Uhe, yang juga Ketua Forum Bersama Ormas Kecamatan Kalapanunggal, mengungkapkan keluh kesah ini sebagai hal yang wajar, karena para sopir merupakan bagian dari masyarakat Kalapanunggal juga.

“Kami siap menampung dan mendengar segala aspirasi baik sosial, budaya, ekonomi dan politik yang ada di Kecamatan Kalapanunggal, apalagi menyangkut persoalan di Gunung Salak, kami akan tampung sesuai tupoksi kami,” imbuh nya.Lanjut Uhe, menyikapi aduan dan keluhan para sopir ini, Forum Bersama akan melakukan tindakan berdasarkan musyawarah intern dengan para Ketua Ormas yang tergabung dalam Forum Bersama, yakni : Pemuda Pancasila [PP], Gasak, Laskar Merah Putih [LMP] dan Sapu Jagat, untuk menentukan sikap yang menguntungkan semua pihak.

“Keluhan dan harapan para sopir perusahaan PLTPB Gunung Salak ini adalah terkait kelayakan gaji yang selama ini tidak sesuai dengan UMR Migas yang ada di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor,” tukas Uhe.

Salah seorang sopir yang enggan disebutkan namanya memaparkan kondisi gaji sopir yang layak, khususnya pengemudi atau karyawan Perusahaan Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di Gunung Salak ini.

“Jangan berbicara standar migas, untuk saat ini gaji yang saya terima masih di bawah UMR Kabupaten Sukabumi,” keluh nya.Sementara, Ulur Nana mewakili Laskar Merah Putih (LMP) yang ikut hadir dalam pertemuan di Sekretariat Forum Bersama ini, menjelaskan pertemuan dengan para sopir ini, terkait keluhan tentang kelayakan gaji sebagai karyawan di salah satu perusahaan kontraktor di bawah naungan (Maintenance Dept. Star Energy Salak), yang dihadiri juga oleh teman-teman ketua dan anggota perwakilan ormas.

“Kesimpulan atas dasar musyawarah bersama, aspirasi ini akan di tindaklanjuti dengan pihak yang bersangkutan dalam beberapa waktu ke depan,” tutup Ulur Nana. Dedy Cobra

Artikel ini telah dibaca 47 kali

Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A
Baca Lainnya