Headline Metropolitan Nasional

Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:12 WIB

1 bulan yang lalu

Advokat dan Praktisi pendidikan Islam Dudung Badrun., SH MH (Foto : Tbo)

Advokat dan Praktisi pendidikan Islam Dudung Badrun., SH MH (Foto : Tbo)

Dudung Badrun Tantang Gus Yaqut Ubah Slogan ‘Ikhlas Beramal’ Kementerian Agama

TBOnline [JAKARTA] — Pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang berkeinginan mengubah jargon (tagline) ‘Ikhlas Beramal’ milik Kementerian Agama ditanggapi advokat dan praktisi pendidikan islam Dudung Badrun., SH.,MH.

Dudung mendukung rencana Yaqut untuk mengubah jargon ‘Ikhlas Beramal’ Kementerian Agama ini, bahkan ia berharap agar keinginan ini tidak berhenti dalam statement tetapi dapat diimplementasikan. “Sesuai fakta bahwa banyak oknum Kementerian Agama yang mafhum mukhalafah dari slogan ikhlas seperti dalam tata kelola haji, yaitu tiga fungsi regulator, operator dan player di tangan Kementerian Agama, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 8 tahun 2019 tentang penyelenggaraan haji dan umroh,” kata Dudung, Selasa (26/10/2021).

Selain itu, lanjut Dudung, terdapat fakta lain yang tidak terbantahkan bahwa Kemenag menguasai Rumah Sakit (RS) Haji Jakarta. “Jadi keberanian (mengubah slogan) Menag Yaqut ini patut diapresiasi, karena sudah memetakan masalah pada kementerian yang dipimpinnya. Semoga tidak berhenti dalam statement tetapi dapat diimplementasikan,” tandas Dudung.

Menteri Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) yang berkeinginan mengubah jargon (tagline) Kementerian Agama yang dipimpinnya (Foto : Kumparan)

Sebelumnya saat closing statemen pada pembukaan acara webinar RMI PBNU dalam peringatan Hari Santri 2021, Rabu (20/10/2021) Yaqut bercerita ada perdebatan kecil di Kemenag.

“Ada perdebatan kecil di kementerian. Ketika mendiskusikan Kementerian Agama, saya berkeinginan mengubah tagline Kemenag Ikhlas Beramal. Saya bilang gak ada ikhlas ditulis itu, namanya ikhlas itu di dalam hati kok ditulis? Ya ini, menunjukkan enggak ikhlas. Enggak ikhlas mungkin kalau ada bantuan terus minta potongan itu enggak ikhlas. Kelihatan membantu tapi minta potongan itu enggak ikhlas/ Ikhlas Beramal itu enggak bagus, enggak pas, ada perdebatan kecil,” ujar Yaqut. Ilham

Artikel ini telah dibaca 414 kali

Baca Lainnya