Nasional

Kamis, 18 Maret 2021 - 08:55 WIB

3 bulan yang lalu

Dua Jembatan di Sampanahan Ambruk, Pihak Terkait Sigap Menangani

TBOnline [KOTABARU] — Dua jembatan di Kecamatan Sampanahan, Kabupaten Kotabaru-Kalsel ambruk pada Rabu (17/03), diduga ambruknya jembatan akibat tanah yang menjadi bagian dari kontruksi jembatan terkikis karena hujan.Ambruknya jembatan ini mengakibatkan aktivitas warga terganggu selama beberapa hari, karena jembatan ini merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan beberapa desa dan juga Kecamatan Sampanahan dengan Kecamatan Pamukan Selatan.

“Jembatan ambruk terjadi di dua lokasi, pertama di Swaumel yang secara administratif masuk ke Desa Gunung Batu Besar, sedangkan jembatan satunya berada di Desa Betung yang berbatas dengan Gunung Batu Besar,” ujar seorang warga di lokasi.

Pantauan TBO, kondisi jembatan ambruk ditangani dengan sigap beberapa perusahaan yang berlokasi di wilayah tersebut.“Begitupun dari pihak dinas terkait (PU PR),” ujar Camat Sampanahan Rakhman.

Sementara itu, Fras dari pihak PUPR Kabupaten Kotabaru menuturkan jembatan pertama sudah dikerjakan dan sudah bisa dilewati kendaraan roda dua (sepeda motor).

“Insya Allah dalam minggu ini kalau tidak ada halangan atau kendala maka sudah bisa dilewati kendaraan roda empat (mobil) hingga kini jembatan tersebut terus dikerjakan,” kata Fras.

Ditambahkan Fras, kejadian jembatan ambruk ini pertama kali terjadi pada Selasa (09/03), sementara jembatan yang ada di Betung ambruk pada Jum’at (12/03).

Mewakili Camat Sampanahan, Kasi Ekobang Bambang Herdani, menyampaikan runtuhnya jembatan tersebut diakibatkan tanah dan kontruksi jembatan yang terkikis air hujan yang turun selama beberapa hari.

“Jembatan yang ada di Desa Gunung Batu Besar itu pengerjaannya tahun 2010, sementara untuk jembatan yang ada di Desa Betung itu dikerjakan dengan perawatan dengan panjang kurang lebih 15 meter dengan lebar jembatan sesuai bahu jalan yaitu 4 meter,” ujarnya.

Kedua jembatan, tambah Bambang, dianggarkan pada dana perubahan 2021.“Bila dananya cukup akan dibangun permanen, namun bila tidak cukup pembangunan kedua jembatan dikerjakan di tahun 2022,” paparnya. M. Badrun

Artikel ini telah dibaca 235 kali

Baca Lainnya