Nasional

Minggu, 29 November 2020 - 10:04 WIB

5 bulan yang lalu

Dirjen Otda Kemendagri Terima Aspirasi Masyarakat, Selamat Datang DOB Kabupaten Bangka Utara

TBOnline [PANGKALPINANG] — “Kita menunggu benangnya masuk ke lobang jarum setelah itu kepala jarumnya akan menembus kainnya” 

Inilah sepenggalan kalimat yang diungkapkan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik, saat menerima silahturahmi dan dialog langsung perwakilan Forum Komunikasi Daerah (Forkoda) Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Bangka Utara.Dijelaskannya, bahwa pemerintah saat ini akan memperjuangkan salah satu kabupaten pemekaran di provinsi yang dilihat dari secara administrasi, SDM dan SDA sudah sangat siap, artinya jika satu ini lolos maka tidak menutup kemungkinan akan diikuti CDOB kabupaten pemakeran lainnya yang diperjuangkan oleh pengurus forkoda yang ada di provinsi lainnya.

“Sampaikan kabar gembira ini kepada masyarakat Bangka Belitung khususnya Bangka Utara dalam hal ini Dirjen Orda menerima aspirasi ini dan memberikan apresiasi atas usulan yang disampaikan kepada kami,” ungkap Akmal Malik saat diwawancarai pers Babel usai berdialog dengan pengurus Forkoda CDOB Kabupaten Bangka Utara, di Cafe La Terase, Sabtu (28/11/2020).Dilanjutkannya, bahwa pemerintah sangat memahami keinginan masyarakat saat ini yag ingin diberikan kesempatan untuk meningkatkan pemerataan kesejahteraan hidup melalui kabupaten pemekaran yang diperjuangkan.

“Pasti tujuannya adalah baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan juga untuk memperpendek rentan kendali pemerintahan dan juga untuk menggali potensi dari sejarah yang ada agar bisa mendorong pada kesejahteraan masyarakat,” kata Dirjen Otda.

Walaupun diterangkannya, saat ini karena adanya kegiatan moratorium tapi pemerintah kita berharap aspirasi ini tentunya harus diterima, dan kemudian akan diolah di Kementrian Dalam Negeri.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat dan cepat akan ada langkah-langkah akan kami informasikan, dan sepanjang itu untuk kesejahteraan masyarakat harus kita hargai dan harus kita apresiasi,” terangnya.

Sementara itu, Heru Kailani Ketua Forkoda CDOB Kabupaten Bangka Utara mengungkapkan bahwa pertemuan mereka dengan Dirjen Otda merupakan pertemuan yang bersejarah bagi kelanjutan perjuangan dalam pembentukan otonomi daerah di Bangka Utara.

Diungkapkannya, bahwa disampaikan oleh Dirjen peluang pembentukan daerah otonomi sangat terbuka karena ada kemungkinan kebijakan dari Kemendagri bahwa satu provinsi satu daerah pemekaran.

“Jadi dengan demikian Forkoda akan terus mengawali ini sampai terbentuknya Daerah Otonomi Baru Bangka Utara sebagaimana selama ini dicita-citakan oleh masyarakat bagian utara pulau bangka,” ungkap Heru.

Ketika kembali disinggung statemen dari Kementrian Dalam Negeri atau dari Otda bahwa satu provinsi satu pemekaran, Ketua Forkoda CDOB Kabupaten Bangka Utara menjelaskan bahwa apa yang disampaikan Dirjen Otda saat berdialog agar tidak terjadi gejolak-gejolak secara nasional, karena begitu banyaknyausulan pemekaran yang masuk di Kemendagri.

“Jadi ada kemungkinan kebijakan dari Kemendagri khusunya Dirjen Tenaga Kerja untuk mengupayakan pemekaran dengan banyak nya usulan pemekaran toh ada kemungkinan-kemungkinan besar bahwa satu provinsi akan dimekarkan satu daerah pemekaran setiap provinsi,” pungkas Heru.

Pantauan pers Babel, tampak dalam silahturahmi dan dialog bersama Dirjen Otda Akmal Malik dengan perwakilan Forkoda CDOB Bangka Utara, ialah Abdul Fatah Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, M Haris Ketua IKAPTK Provinsi Bangka Belitung yang baru dikukuhkan oleh Dirjen Otda dan juga Kepala Biro Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu terlihat M Soleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan drg. Mulyono Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Aksan Visyawan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta sejumlah tokoh pemuda/masyarakat Bangka Utara. Andi Mulya

Artikel ini telah dibaca 175 kali

Baca Lainnya