Headline Nasional

Jumat, 6 Juli 2018 - 08:09 WIB

3 tahun yang lalu

Pembangunan Embung oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak

Pembangunan Embung oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak

Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak – Bangun Embung, Irigasi dan Jalan, Tingkatkan Perekonomian Petani

TB- Online, Lebak

Dalam rangka lebih meningkatkan mutu dan kwalitas juga pengamanan pengadaan stok barang yang melimpah, perlu adanya pasokan air yang memadai terutama di saat musim kemarau tiba, belum lama ini  Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak membangunan Embung di Kecamatan Cibeber dan Kecamatan  Cilograng dengan kapasitas tampungan air 500 kubik. Sumber biaya pembangunan dari APBD Kabupaten Lebak tahun anggaran 2018.

Hal ini dikatakan Yeye, Kasi Tataguna Lahan dan Air pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak, Jum,at (29/06/18). “Embung dibangun atas permintaan petani. Yang ingin memiliki tempat cadangan air saat musim kemarau,” menurut Yeye, embung  merupakan sumber kehidupan bagi lahan pertanian tadah hujan di musim kemarau. Keberadaannya menjadi tandon air atau waduk berukuran kecil pada lokasi pertanian,” ungkap Yeye.

Masih kata Yeye, pembangunan embung ini bertujuan untuk menampung kelebihan air hujan yang melimpah dimusim penghujan dan pemanfaatannya pada musim kemarau untuk berbagai keperluan baik di bidang pertanian maupun kepentingan masyarakat banyak. “Saat ini proses pembangunan sedang berjalan,” tutur Yeye.

Lebih lanjut Yeye mengatakan, pembangunan embung pada dasarnya adalah untuk mengairi lahan pertanian, terutama pada musim kemarau. Manfaat lainnya dapat membantu pengairan dibidang perikanan. Airnya bisa dijadikan untuk kolam pemeliharaan ikan serta bisa juga sebagai persediaan minuman ternak maupun untuk keperluan rumah tangga. “Mudah-mudahan setelah ada embung dapat membantu menyediakan cadangan air. Sehingga tanaman tidak mati saat tiba musim kemarau. Selain embung,  pada tahun ini, sedang dibangun jalan usaha tani di Kecamatan Cirinten sepanjang 1,5 kilometer dan Muncang sepanjang 1 kilometer. Tujuannya untuk memudahkan petani dalam mobilitas angkutan pertanian.

“Ketika jalan sudah selesai dibangun maka mobilitas angkutan pertanian menjadi lancar. Tidak lagi terhambat oleh kondisi jalan licin dan berlumpur karena masih berupa tanah,” tukas Yeye.

Sementara itu saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Lebak, Dede Supriatna menambahkan, pada tahun ini, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak juga membangun irigasi perpompaan sebanyak 3 titik di Kecamatan Leuwidamar. “Sumber biaya dari APBN untuk mendukung komoditas- komoditas hotikultura. Supaya hasil panennya lebih baik, dan membuat para petani mudah mendapatkan sumber air pengganti air hujan,” katanya.

Deni Rukmansyah (advertorial)

Artikel ini telah dibaca 1113 kali

Baca Lainnya