Berita Daerah Nasional Satu Komando

Monday, 12 November 2018 - 07:19 WIB

11 months yang lalu

Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna (Foto; Istimewa)

Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna (Foto; Istimewa)

Dana Kirab Obor Asian Games Diduga Digelapkan, Polres Garut Lakukan Penyelidikan

TB-Online (GARUT) – Kepolisian Resor Garut sedang menyelidiki kasus dugaan penggelapan dana Kirab Obor Asian Games 2018 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebesar Rp400 juta yang anggarannya dikelola jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Garut. “Saat ini kasus penggelapan uang kegiatan Kirab Obor Asian Games telah ditangani Kasatreskrim,” kata AKBP Budi Satria Wiguna, Kapolres Garut di Garut, Jawa Barat (Jabar), Minggu (11/11).

Budi menyampaikan, Satuan Reskrim Polres Garut sedang mendalami kasus penggelapan dana Kirab Obor Asian Games tersebut yang sumber dananya dari APBD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut sebesar Rp400 juta.

Jajaran Reskrim Garut, kata Budi, sudah memanggil dua pejabat Dispora Kabupaten Garut untuk dimintai keterangan terkait dana kegiatan Asian Games di Garut tersebut. “Kabid Pemuda dan Bendahara Dispora yang sudah diperiksa,” ujarnya.

Budi menjelaskan, kepolisian akan memeriksa sejumlah pejabat lainnya berikut saksi untuk mengungkap sumber dana yang dikucurkan Pemkab Garut, berikut menelusuri penggunaan anggaran tersebut. “Keterlibatan yang lainnya masih dikembangkan,” ujarnya.

Budi mengungkapkan, Polres Garut telah ditunjuk sebagai penanggung jawab dalam kegiatan Kirab Obor Asian Games pada Agustus 2018 yang berlangsung lancar, sukses, dan meriah. Seluruh biaya penyelenggaraan itu semuanya murni bersumber dari Polres Garut, sementara dana yang dialokasikan oleh Pemkab Garut untuk kegiatan tersebut tidak diberikan oleh Dispora. “Saya berani sumpah tak pernah terima uang untuk penyelenggaraan Kirab Obor Api Asian Games, semua biaya dikeluarkan dari Polres,” katanya.

Budi mengaku sudah mengetahui sumber dana yang dialokasikan Pemkab Garut untuk kegiatan Kirab Asian Games di Garut dengan besaran dana direalisasikan dua kali, pertama sebesar Rp300 juta, kemudian Rp100 juta. “Jadi total dana yang dikeluarkan ada Rp400 juta,” katanya.

Dana yang dialokasikan pemerintah daerah itu, kata Kapolres, tidak sampai kepada pihak penyelenggara, bahkan sampai kegiatan selesai dana tersebut tidak diketahui penggunaannya. “Sampai sekarang Polres Garut selaku penanggung jawab acara belum pernah terima uang sepeser pun, entah dikemanakan uangnya,” kata Budi.

Sebelumnya, Pemkab Garut mengalokasikan dana untuk kegiatan Kirab Obor Asian Games dari Biaya Tak Terduga (BTT) di Pemkab Garut dengan besaran dana sebesar Rp400 juta. Ai Minarsih (Gatra)

Artikel ini telah dibaca 268 kali

Baca Lainnya