Nasional

Jumat, 17 September 2021 - 09:51 WIB

1 bulan yang lalu

Plt. Dirjen IKMA Kemenperin Reni Yanita (baju putih) bersama Bupati Pandeglang Irna Narulita, saat penetapan Kabupaten Pandeglang sebagai sentra budi daya tanaman porang untuk tujuan eksport (Foto : Hms)

Plt. Dirjen IKMA Kemenperin Reni Yanita (baju putih) bersama Bupati Pandeglang Irna Narulita, saat penetapan Kabupaten Pandeglang sebagai sentra budi daya tanaman porang untuk tujuan eksport (Foto : Hms)

Bupati Irna Narulita Bawa Pandeglang Jadi Sentra Besar Budidaya Porang

TBOnline [PANDEGLANG] — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) menetapkan Kabupaten Pandeglang menjadi sentra budi daya tanaman porang yang merupakan komoditas ekspor andalan.

Plt. Dirjen IKMA Reni Yanita mengatakan ditunjuknya Kabupaten Pandeglang menjadi lokus budi daya tanaman porang karena Pandeglang memiliki potensi yang sangat besar di sektor pertanian. “Untuk itu sebagai upaya mendukung dan meningkatkan nilai tambah tanaman porang di Kabupaten Pandeglang kami akan membangun sentra industri besar tanaman porang untuk memenuhi kebutuhan porang ke berbagai wilayah di Indonesia, “ ujar Reni di sela-sela pertemuan dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kamis (16/9/2021) di Ruang Garuda.

Bupati Pandeglang Irna Narulita saat menerima kunjungan Plt. Dirjen IKMA Kemenperin Reni Yanita beserta tim di Ruang Garuda, Pandeglang (Foto : Hms)

Reni menambahkan, Kemenperin terus berupaya meningkatkan peran UMKM, dimana tujuanya adalah meningkatkan daya saing, mengentaskan kemiskinan dan ekspor. Untuk mewujudkan target tersebut Kementerian Perindustrian memiliki program besar terkait rumusan kebijakan, penguatan kelembagaan dan fasilitas, adapun kaitan dengan budi daya tanaman porang ini tentu para petani pembudidaya porang akan diberikan fasilitas baik itu insentif non viskal, pelatihan, bimbingan teknis dan lain sebagainya.

Sementara, Bupati Irna Narulita menjelaskan Kabupaten Pandeglang merupakan wilayah lumbung pangan dan menjadi salah satu penyuplai 34 persen kebutuhan pangan di Provinsi Banten bahkan di tingkat nasional, Pandeglang bisa berkontribusi 1,5 persen.

“Selain terus meningkatkan produktifitas tanaman padi, jagung dan kedelai (pajale), kami juga saat ini sedang mencoba meningkatkan budi daya tanaman porang, ada sekitar 17 kecamatan yang menjadi sentra budi daya tanaman porang, dimana dalam kurun waktu satu tahun kita mampu memproduksi tanaman porang sebanyak 5.600 ton. Alhamdulilah disaat kami sedang berjuang meningkatkan produktifitas lebih banyak, pihak kementerian datang membantu, tentu hal ini menjadi penyemangat bagi kami dan para petani untuk lebih giat membudidaya tanaman porong,“ kata Bupati Pandeglang di hadapan Plt Dirjen IKMA.

Plt. Dirjen IKMA Reni Yanita saat mendengarkan pemaparan Bupati Irna Narulita terkait potensi pertanian di Kabupaten Pandeglang (Foto : Hms)

Ditambahkan Bupati Irna, Pemkab Pandeglang sangat mengapresiasi program Kementerian Perindustrian di mana saat ini pemerintah daerah sedang berkonsentrasi dalam meningkatkan produktifitas pertanian seperti padi, jagung dan kedelai (pajale), dengan adanya program budidaya tanaman porang ini tentu saja kesejahteraan para petani di Kabupaten Pandeglang semakin meningkat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Budi Januardi menambahkan saat ini budi daya tanaman porang terdapat di 17 kecamatan, dan dalam satu tahun terakhir ini tumbuh progresif yang awalnya hanya seluas 250 hektar saat ini mengalami peningkatan sekitar 568 hektar, ini perkembangan yang luar biasa dalam budi daya tanaman porang di Kabupaten Pandeglang.

“Pembudidaya tanaman porang ini akan mendapat pembinaan, pendampingan dan pelatihan, bagaimana tata cara membudidayakan tanaman porang yang baik, ada pun sarana dan prasarana untuk pabrik pengolahan tanaman porong kita dibantu oleh Kementerian Perindustrian RI,“ pungkas nya.

Naskah & Foto » Humas Pemkab Pandeglang

Narasi » Redaksi TBO

Artikel ini telah dibaca 336 kali

Baca Lainnya