Berita Daerah Nasional

Rabu, 11 November 2020 - 07:56 WIB

3 minggu yang lalu

BNI Kucurkan Kredit Rp2,295 Miliar, Untuk Budidaya Tanaman Porang LMDH di Bulakan Gunung Kencana

TBOnline [LEBAK] — Pemerintah Provinsi Banten menggelar launching penanaman perdana ‘Pengembangan Perhutanan Sosial Kolaboratif Berbasis Agroforestry Budidaya Porang Skema Pembiayaan dari KUR BNI’ di Desa Bulakan, Kecamatan Gunung Kencana-Kabupaten Lebak, Selasa (11/10/2020).Penanaman perdana porang ini merupakan bagian dari rencana budidaya porang yang dibiayai dari skema KUR BNI kepada 51 orang anggota LMDH Giri Mukti dengan total kredit sebesar Rp2,295 Milyar.

Hadir dalam kegiatan ini beberapa perwakilan dari Gubernur Banten, Bupati Lebak, Komisi 2 DPRD Lebak, Administratur Perum Perhutani KPH Banten serta Kepala BNI Cabang Serang,
Camat Gunung Kencana dan Kepala Desa Bulakan.

Dalam sambutannya, Asda 1 Setda Provinsi Banten menjelaskan terkait budidaya porang, sesuai dengan UU No. 23/2004, kemudian ditetapkan melalui peraturan daerah tentang pemberdayaan masyarakat.

“Melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) telah memfasilitasi dan menginisiasi adanya keterlibatan peran para pihak, antara lain Perum Perhutani dan BNI 46 Cabang Serang serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Untuk itu kami mengingatkan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini merupakan pinjaman sehingga harus dijalankan dengan baik,” katanya.Mewakili Bupati Lebak, Camat Gunung Kencana Firman Arif Hidayat menyampaikan sektor pertanian adalah merupakan sektor prioritas di Kabupaten Lebak.

“Sesuai Keputusan Mentan No 472/2018 komoditas unggulan di Kabupaten Lebak antara lain padi, jagung, kedelai, cabai, manggis, kelapa kerbau, durian. Dan salah satu komoditas yang sebelumnya tidak pernah jadi perhatian ialah tanaman porang yang menjadi tanaman primadona. Hal ini dikarenakan tanaman porang memiliki nilai bisnis yang tinggi dan di ekspor di 4 negara, yakni Jepang, Vietnam, Australia dan Tiongkok,” ungkap camat.

Sementara itu, Administratur Perum Perhutani KPH Banten Noor Rochman melakukan pendampingan kepada masyarakat yang melakukan budi daya penanaman porang dengan baik.

“Tahap awal sudah dilakukan pelatihan kepada LMDH Giri Mukti ini dengan mendatangkan ahli dari Madiun. Ini untuk lebih memperkuat kemandirian,” ujarnya.

Ketua LMDH Lebak, H. Wawan mengatakan dengan adanya program tanaman porang ini, dirinya selaku Ketua Paguyuban LMDH Lebak sangat berterimakasih.

“Ini berkat dan solusi dari intansi terkait. Dukungan kepada kami saat pengajuan 51 petani. Mudah-mudahan bisa mengembangkan program porang ini dan selain itu masih banyak juga anggota dan kepala keluarga yang melalui SK KULIN KK. Harapannya semoga masyarakat panen lebih bagus, khususnya masyarakat Desa Bulakan,” ungkapnya.

Sementara itu sebagai pihak yang menginisiasi bergulirnya program budidaya porang bagi LMDH, praktisi pemberdayaan masyarakat Irvan Santoso dan Irwan Setiawan, menyampaikan rencana kedepan akan memperluas cakupan pemberdayaan masyarakat bukan hanya untuk komoditas porang, tetapi mengembangkan komoditas-komoditas lain yang menjanjikan seperti Kapulaga, Jahe Merah, Jernang, Vanilli dan komoditas lainnya. Ade KS

Artikel ini telah dibaca 2455 kali

Jangan Lupa Tanggal 9 Desember 2020, Pilih Pasangan AMAN nomor 1 ( Adjo – Iman )
Baca Lainnya