Nasional

Friday, 20 April 2018 - 00:24 WIB

1 year yang lalu

 toing ariyanto (kepala Desa waru) saat pimpin rapat

toing ariyanto (kepala Desa waru) saat pimpin rapat

Bincang Bersama Muhammad Mansyur (Sekdes Desa Waru)

TB-Online, Bogor Toing Ariyanto, S.Ip, Kades Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, belum lama ini mengangkat Sekretaris Desa baru, Muhammad Mansyur menggantikan Sekdes lama yang kini diangkat sebagai PNS dan dipindahkan ke kantor Kecamatan Parung Kabupaten Bogor.

Sosok dari Muhammad Mansyur adalah figur yang pas untuk menjabat Sekdes, dirinya bertekad berjuang membantu Kades mewujudkan perekonomian dan pembangunan desa Waru yang merata, dengan digelontorkannya Anggaran Dana Desa (ADD) ,kami bekerja semaksimal mungkin memanfattkan anggaran ini untuk kesejahteraan warga  desa.

Muhammad Manyur mengatakan pembangunan infrastruktur fokus pada peningkatan jalan desa, beberapa jalan desa di lokasi RW yakni, RW 01, RW 02, RW 03, RW 04, RW 05 dan RW 06  kini dibetonisasi, ukurab panjang jalan variatif sekitar antara 300 s/d 350 m,” masing-masing  dibangun dan disesuaikan dengan anggaran dana aspirasi.

Muhammad Mansyur mengatakan belum mengetahui secara pasti jumlah panjang jalan yang sudah dibangun, karena saya disini masih baru,” ungkapnya kepada Target Buser Online baru-baru ini.Salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya mengatakan merasa puas atas hasil kerja perangkat desa Waru,” jalan yang dulu becek dan berlobang sekarang mulus,” ujanya.

Menurutnya, salah satu bentuk program kerja BUMdes  tahun 2018 adalah merancang bank sampah, dimana lokasi dan bangunan fisik sudah ada, pengurus sudah terbentuk tinggal pengelola yang belum ada. “ Sudah ada peminat mengelola bank sampah, menunggu waktu yang tepat, dan secara fisik ukuran bak sampah sekitar 7 x 7 m, tinggi 6 m, insya allah pada tahun ini terealisasi,” tuturnya.

Selain itu, melakukan renovasi bangunan untuk Posyandu yang telah terlihat kusam karena dimakan usia. Dan tanaman obat keluarga (Toga) yang dikelola warga dan banyak dibeli dari luar desa. “ Alhamdulillah pada tahun 2018 desa Waru sedikit demi sedikit terbebas dari RTLH atau rumah tidak layak huni yang telah dimulai pada tahun 2017, dari data base diperoleh angka ratusanRTLH harus segera  dibenahi.

Pada triwulan kedua, skala priortas desa Waru adalah bimbingan dan tekhis (Bimtek), untuk staf dan kelompok masyarakat yang punya potensial  seperti kelompok kerajinan, tanaman hias kemudian home industry seperti pembuatan keripik singkong,” ini adalah wacana dari program kami pada triwulan kedua bulan April 2018,” jelasnya. Freddy FHS

Artikel ini telah dibaca 271 kali

Baca Lainnya