Nasional

Kamis, 12 Maret 2020 - 02:41 WIB

3 minggu yang lalu

Berkah Mart yang dikelola BUMDES Riding Panjang, Kecamatan Belinyu-Kabupaten Bangka, yang belum juga berioperasi [foto: andy mulia]

Berkah Mart yang dikelola BUMDES Riding Panjang, Kecamatan Belinyu-Kabupaten Bangka, yang belum juga berioperasi [foto: andy mulia]

Berkah Mart di Riding Panjang, Belinyu Katanya Segera Beroperasi?

TBOnline [BANGKA] — Bangunan berkelir hijau dengan kombinasi warna krem yang terletak disisi jalan utama di wilayah Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu-Bangka ini kelihatan sangat mencolok. Pada bagian atas bangunan ini terdapat tulisan Berkah Mart lengkap dengan logo sebuah keranjang atau gerobak dorong yang berada diantara simbol koperasi dan Bank BRI.

Usut punya usut, bangunan Berkah Mart yang menjadi pertanyaan warga karena  masih tutup dan belum beroperasi ini merupakan kios desa yang dijalankan oleh BUMDES [Badan Usaha Milik Desa] Riding Panjang, yang dibangun dengan anggaran APBDes [Anggaran Pembangunan dan Belanja Desa] Riding Panjang TA 2019. “Pembangunan kios desa ini diajukan pada masa pemerintahan Kepala Desa Ayat Wardianto, kemudian diteruskan oleh Pj Kades Junaidi, karena masa jabatan Kades Ayat Wardianto telah habis. Pelaksanaannya dilakukan pada 24 April 2019 hingga 23 Mei 2019 dengan menggunakan anggaran APBDes sebesar Rp 145.373.891.94,” ujar Iskandar, Sekdes Riding Panjang diruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Setelah bangunan siap, untuk mengisi barang dan operasional Berkah Mart, pihak BUMDES Riding Panjang mengalokasikan lewat dana bantuan berupa program Gubernur Bangka Belitung senilai Rp 100 juta. “Dana didapat dari Program Gubernur Bangka Belitung sebesar Rp100 juta. Dengan perincian Rp10 juta untuk operasional desa, Rp30 juta untuk pembelian peralatan Berkah Mart berupa rak-rak dan yang lainnya. Serta Rp60 juta untuk pembelian bahan baku sembako,” ujar Arbi, Direktur BUMDES.

Menurut Arbi dana tersebut sudah dicairkan melalui pihak BUMDES Riding Panjang sebesar Rp40 juta, sisa Rp60 juta belum dibelanjakan dan masih tersimpan di Bank BRI Belinyu. “Belum dibelanjakan karena belum adanya pemasangan instalasi listrik PLN, belum ada penjaga toko dan belum ada kesepakatan [MoU] dengan pihak BUMD Provinsi mengenai harga,” timpal Arbi.

Diakhir pembicaraan, Arbi berjanji Berkah Mart di Desa Riding Panjang secepatnya akan dibuka, karena memang harapannya toko desa ini segera memberi manfaat bagi warga sekitar, terlebih disekitar Berkah Mart ini terdapat warung sembako milik warga Desa Riding Panjang. Andi Mulya

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya