Jangan Lupa Tanggal 9 Desember 2020 Coblos Nomor 1 Adjo Sardjono – Iman Adinugraha

Headline Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2020 - 09:41 WIB

3 bulan yang lalu

Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi T
Teguh Haryanto [foto; ist]

Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi T Teguh Haryanto [foto; ist]

Apa Kabar Kasus Dugaan Pelanggaran Kode Etik Iyos Somantri, Begini Penjelasan Ketua Bawaslu

TBOnline [SUKABUMI] — Dugaan pelanggaran kode etik yang sempat menerpa mantan Sekda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri, dengan hadir di Kantor DPP Golkar untuk menerima surat rekomendasi dalam kapasitasnya sebagai peserta Pilkada 2020 pada Juli lalu, diklarifikasi Ketua Bawaslu Teguh Hariyanto.

Menurutnya, dugaan pelanggaran yang dilakukan Bacalon Wabup tersebut sudah selesai dan penanganannya sesuai prosedur.

Foto yang beredar dan viral terkait kehadiran Sekda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri bersama Bupati Marwan Hamami di DPP Partai Golkar, yang diduga tengah menerima rekomendasi pasangan calon kepala daerah dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto [foto ; istimewa]

“Itu sudah lama kita undang pemanggilan klarifikasi sesuai prosedural. Kita proses sebelum ada surat pengunduran diri dari yang bersangkutan. Dugaan tersebut sudah disampaikan ke KASN, sekarang beliau sudah menjadi bacalon dan surat pengunduran dirinya ada ketika proses pendaftaran sebagai bacalon,” kata Teguh kepada TBO, Minggu [13/09/2020].

Disinggung tentang hasil penelusuran dan audiensi Bawaslu ke DPP Golkar serta Komisi Aparatur Sipil Negara [KASN] atas dugaan pelanggaran yang dilakukan Iyos Somantri ini, Teguh menegaskan pihak nya hanya memberikan rekomendasi.

“Dari Partai Golkar Kabupaten Sukabumi sudah hadir memenuhi undangan klarifikasi, sedangkan dari KASN belum ada jawaban, terkait dugaan tersebut kita hanya merekomendasikan terkait putusan itu kewenangan KASN,” katanya tanpa menjelaskan detail hasil klarifikasi bersama Golkar Sukabumi tersebut.

Sebelumnya, sempat viral kehadiran Iyos Somantri pada pertengahan Juli 2020 lalu —Kala itu masih menjabat Sekda dan berstatus ASN— di Kantor DPP Partai Golkar, bersama Calon Petahana Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

Kehadiran Iyos yang belakangan diketahui tengah menerima rekomendasi dari DPP Golkar sebagai pasangan calon kepala daerah dari Golkar dalam Pilkada 2020, berbuntut panjang karena Iyos belum menanggalkan status ASN nya, dan dianggap tidak netral karena dapat menggiring suara birokrasi karena jabatan Sekda sebagai pembina ASN.

Dikutip banyak media, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Haryanto, ketika itu bahkan sampai menurunkan tim untuk menelusuri jejak Iyos di DPP Golkar ini.

“Tinggal menunggu jawaban dari DPP Golkar. Intinya menanyakan soal kehadiran Pak Iyos di salah satu acara DPP Partai Golkar, hingga fotonya beredar,” kata Teguh kala itu.

Menurutnya, bila berkas dan bukti-bukti sudah lengkap, bawaslu akan memanggil Iyos untuk klarifikasi terkait dugaan pelanggaran kode etik ini.

Selain itu, Teguh juga menegaskan bila perkara ini merupakan temuan bawaslu, karena menurutnya belum ada pihak yang melapor.

Editor ; M. Rizwan /[joy]

Foto Utama; ist

 

Artikel ini telah dibaca 905 kali

Jangan Lupa Tanggal 9 Desember 2020, Pilih Pasangan AMAN nomor 1 ( Adjo – Iman )
Coblos Nomor 3 KH. Abu Bakar – Sirojudin Tanggal 9 Desember 2020
Baca Lainnya