Headline Metropolitan

Kamis, 4 Agustus 2022 - 07:45 WIB

2 bulan yang lalu

IPW menyoroti jersey klub sepakbola Persikabo 1973, yang diduga disponsori rumah judi

IPW menyoroti jersey klub sepakbola Persikabo 1973, yang diduga disponsori rumah judi "SBOTOP" (foto & ilustrasi: @officialpersikabo/sportstars.id/)

Anyir Judi di Liga 1 Indonesia, IPW : Kabareskrim Harus Tegas Jangan Diskriminatif

TBOnline, JAKARTA ¤ Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti beberapa klub sepakbola profesional Indonesia, khususnya kostum (jersey) klub sepakbola Persikabo Bogor 1973 dan PSIS Semarang, yang menurut IPW memasang logo dari rumah judi atau yang berbau judi di kostum klubnya, bahkan dengan sengaja memasangnya di adboard lapangan sepakbola.

“Hal itu terjadi di Stadion Pakansari Bogor, saat tuan rumah Persikabo 1973 menjamu Persebaya pada Minggu, 25 Juli 2022. Kemudian saat Dewa United melawan Persikabo, Minggu (31 Juli 2022). Pada pertandingan tersebut Persikabo memakai jersey bertuliskan “SBOTOP”. Demikian juga tulisan “SBOTOP” ada di adboard pinggir lapangan,” tulis IPW dalam siaran pers yang dikirimkan kepada TBO, Selasa (2/8/2022).

Dijelaskan IPW, SBOTOP merupakan situs judi yang mengklaim terpercaya, termurah, dan tercepat. Terpercaya untuk melayani pelanggan saat bertaruh di Sbobets. Termurah karena layanan deposit Sbobets hanya dengan Rp 10.000 dapat bermain judi online. Tercepat bagi agen judi online dalam bertransaksi.

“Jersey Persikabo dan adboard di Stadion Pakansari tersebut, secara terang benderang disorot oleh stasiun televisi yang menyiarkan langsung pertandingannya. Sehingga dengan adanya iklan SBOTOP tersebut, perjudian akan semakin masif dan berkembang di Indonesia,” kata IPW.

Penelusuran IPW, tidak hanya Persikabo saja yang memakai logo situs judi, PSIS juga memakainya. Klub asal Kota Semarang ini memakai jersey bertuliskan “skor88.news” untuk latihan dan bahkan menjadi sponsor resminya. Kendati situs ini sebagai situs olahraga, namun tampilannya sama dengan situs judi “skor88”. Sebab logo dan font huruf yang dipakai dalam skor88 sama persis dengan “skor88. news”. Maka wajib bagi kepolisian menelusuri situs “skor88.news” yang menjadi sponsor PSIS Semarang tersebut.

Situs skor88.news di jersey klub PSIS Semarang diduga IPW berkaitan dengan situs judi skor 88 (foto ilustrasi : bola.com)

“Untuk itu IPW mendesak Kabareskrim Komjen Agus Andrianto serius menindak dan memproses rumah judi yang mensponsori Klub Sepakbola Indonesia ini, termasuk pemasangan situs judi online dan iklan judi pada jersey klub,” ujar IPW.

Penindakan ini, sesuai dengan tekad kepolisian yang saat ini gencar memberantas perjudian di Indonesia. Selain itu, Kabareskrim juga telah mengeluarkan surat telegram bernomor ST/2122/X/RES.1.24./2021. yang tegas memberikan perintah kepada seluruh Kapolda untuk memberantas perjudian, apapun bentuk perjudiannya. Surat Telegram Kabareskrim Polri ini merupakan tindak lanjut dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas dan menangkap perjudian.

“Dengan adanya perintah tersebut, semestinya kalau ada kegiatan yang berbau judi, tidak boleh dibiarkan. Harus ditindak tegas dan diproses kepolisian”.

Sebelumnya, IPW mendukung langkah Polda Lampung yang telah berhasil menangkap pengelola situs judi online yang menggunakan modus beriklan dengan influencer di Instagram. Sebanyak 27 pelaku judi online ditangkap, terdiri dari 2 orang selebgram dan 25 orang admin marketing situs perjudian Jitu189, Mawar189, dan Vivamaster189.

“Oleh sebab itu, IPW meminta kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto untuk bertindak tegas dan tidak diskriminatif, memproses tindak pidana yang melegalkan judi di Indonesia. Pihak kepolisian berkewajiban meminta pertanggungjawaban dari Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Direktur PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Ahmad Hadian Lukita sebagai penyelenggara kompetisi liga Indonesia dan pemilik klub Persikabo Bogor 1973 serta pemilik klub PSIS Semarang. Sebab, judi masih dikategorikan sebagai penyakit masyarakat dan dilarang oleh perundang-undangan. Sehingga, kalau PSSI mau melegalkan melalui kampanye iklan dan bahkan dipasang di kostum klub, haruslah merevisi aturannya terlebih dulu,” tegas IPW. Ilham

Artikel ini telah dibaca 1227 kali

Baca Lainnya