Nasional

Sabtu, 24 Juli 2021 - 20:25 WIB

6 bulan yang lalu

Angka Kematian Covid 19 di Jatim Tertinggi, Wagub Duga Karena Terlambat Sampai di RS

TBOnline [JAWA TIMUR] — Akumulasi angka kematian karena Covid 19 di Jawa Timur masih tertinggi yakni 17.484 menyusul Jawa Tengah (16.212) dan DKI Jakarta (11.131), kondisi ini menurut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak karena banyak pasien terlambat mendatangi RS rujukan, dengan kata lain kondisi pasien sudah kritis terlebih dahulu sehingga terlambat untuk ditangani di RS.

“Baru-baru ini, kami cermati banyak kasus death on arrival di IGD, jadi artinya terlambat datang ke RS,” ujarnya dalam diskusi Kolaborasi Penanganan Covid-19 melalui daring, Sabtu (24/7).

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (Foto : Ist)

Menurut Emil, masyarakatnya cenderung memilih isolasi mandiri di rumah dibandingkan ke RS maupun ke rumah isolasi terpadu. Kondisi ini ditunjukkan dari rendahnya tingkat keterisian rumah isolasi terpadu yang kapasitasnya mencapai 8.000 tempat tidur.

“Jadi, masyarakat punya tendensi untuk stay at home dan kemudian kalau sudah tidak tertahan baru ke RS. Nah, ini yang kemudian justru mengkhawatirkan karena turunnya kondisi pasien bisa sangat cepat, saturasi tiba-tiba bisa drop begitu saja dan kalau terlambat di awal pemburukan kondisinya akan semakin cepat,” jelasnya.

Untuk mengatasi kondisi itu, ia mengaku telah mendatangi asosiasi kepala desa. Dari laporan yang ia dapat, masyarakat juga banyak mendatangi Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes). Oleh sebab itu, ia meminta Ponkesdes untuk segera membuat rujukan jika kondisi pasien dirasa mengkhawatirkan.

Di lansir dari CNN, pada Jumat (23/7), angka kematian pasien covid-19 di Indonesia menembus rekor mencapai 1.566 kasus, melampaui Kamis (22/7) yakni sebanyak 1.449 kasus.

Hampir semua provinsi menyumbang angka kematian. Provinsi dengan angka kematian tertinggi yaitu Jawa Tengah (446 kasus) disusul oleh Jawa Timur (349 kasus) dan DKI Jakarta (157 kasus). Namun untuk akumulasi, angka kematian di Jatim karena covid-19 masih yang tertinggi yakni 17.484.

Padahal untuk akumulasi angka positif, Jatim berada di nomor empat setelah DKI Jakarta (778.520), Jabar (556.180), dan Jateng (343.350). Di Jatim sendiri ada 266.641 orang yang terpapar covid-19. Total saat ini jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia sebanyak 3.082.410, kemudian 2.431.911 dinyatakan sudah sembuh dan 80.598 meninggal dunia. Nadi /(CNN)

Artikel ini telah dibaca 352 kali

Baca Lainnya