Headline Nasional

Jumat, 27 Maret 2020 - 11:05 WIB

3 tahun yang lalu

Anggota DPRD Jabar Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS saat memberikan statemen dihadapan awak media [foto: jayaantaranews]

Anggota DPRD Jabar Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS saat memberikan statemen dihadapan awak media [foto: jayaantaranews]

Anggota DPRD Jabar Dadang Supriatna Usulkan 10 Poin Penting Antisipasi Dampak Corona

TBOnline [BANDUNG] — Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS, anggota Komisi V Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat mengungkapkan beberapa usulan penting kepada pihak Pemprov Jawa Barat pada saat rapat Komisi V dengan pihak eksekutif dalam agenda penanganan dan langkah-langkah antisipatif akibat wabah pendemi corona [covid 19] di Jawa Barat. “Usulan kami di Komisi V pada rapat tersebut ialah meminta agar gubernur segera mengambil langkah-langkah untuk penanganan secara efektif dan profesional,” tandas Kang DS yang dijumpai awak media diruang kerjanya, Kamis [26/03].

Terdapat 10 poin penting usulan pihaknya kepada Pemprov Jawa barat yang diungkapkan Kang DS, antara lain:

  1. Agar Pemprov mempercepat pencairan BPMU untuk bantu seluruh lembaga penerima yang wajib siapkan honor guru dan tenaga kependidikan.
  2. Agar Pemprov memberikan insentif bagi sekolah swasta agar bisa mem backup operasional belajar di rumah [pulsa, tunjangan piket dll] sebesar Rp10 juta/sekolah/bulan.
  3. Agar pencairan gaji ke-13 dipercepat, yaitu pertengahan april, agar bisa dipergunakan untuk persiapan keuangan bulan puasa. Dan agar program pencegahan mudik (jika jadi) bisa lebih efektif.
  4. Kalau lockdown diberlakukan, maka harus memperhatikan kesiapan makan minum warga di rumahnya masing masing, maka harus ada bantuan langsung kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
  5. Persiapkan ruangan isolasi dengan diperhitungkan jumlah penduduk Jabar yang banyak dan dimana lokasi agar terjangkau.
  6. Test corona secara kolektif yang akan direncanakan di Stadion Sijalak Harupat tidak akan efektif karena beresiko terjadinya konsentrasi massa. Kongkretnya harus langsung ke sasaran dengan menggunakan petugas yang ada dilapangan berdasarkan daerah masing masing dan dilengkapi APD.
  7. Lakukan pergeseran belanja pegawai, perjalanan dinas ke luar negeri.
  8. Hilangkan hibah-hibah yang belum urgen, penyertaan modal dan beberapa kegiatan pembangunan fisik yang belum jelas.
  9. Agar ada reward/penghargaan berupa tambahan penghasilan bagi para pegawai dan honorer yang wajib hadir di lapangan, seperti seluruh jajaran kesehatan, Satpol PP, kepala sekolah dan guru piket, penyuluh pertanian, pengawas naker, tenaga outsourching keamanan, driver, kebersihan dll.
  10. Supply APD ke RS dan Puskesmas se-Jabar segera. Red ***

ILUSTRASI – Pasien Corona dalam masa inkubasi [foto: cnn.news]

Artikel ini telah dibaca 3593 kali

“Kebaikan Berawal dari Sini” Danone-AQUA
Baca Lainnya