Berita Polisi Oase

Minggu, 17 Mei 2020 - 19:22 WIB

2 bulan yang lalu

Prosesi pedang pora ketika AKBP M. Adenan menjabat pertama kali sebagai Kapolres Bangka Barat. Penyambutan ini dilaksanakan di halaman Mapolres Bangka Barat pada September 2019 [Foto: Humas]

Prosesi pedang pora ketika AKBP M. Adenan menjabat pertama kali sebagai Kapolres Bangka Barat. Penyambutan ini dilaksanakan di halaman Mapolres Bangka Barat pada September 2019 [Foto: Humas]

AKBP M. Adenan – Diantara Karir, Tutur Kata dan Prinsip Perwira Polisi

Oleh ; Ilham A.R*

Muhammad Adenan A.S, perwira berpangkat ajun komisaris besar polisi [AKBP] yang lahir di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 41 tahun silam ini baru saja merampungkan tugas sebagai Kapolres Bangka Barat-Polda Kep. Bangka Belitung dan akan menempati pos baru sebagai Kapolres Karimun-Polda Kepulauan Riau [Kepri].

Bila menilik senarai perjalanan karirnya sebagai bhayangkara, Polres Bangka Barat merupakan struktur komando wilayah kepolisian yang kali pertama dipimpin Adenan.

Layaknya ujian, Polres Bangka Barat menjadi pembuka sekaligus penentu manis pahitnya perjalanan karir perwira muda ini ke depan. Syahdan, Adenan sukses menorehkan catatan positif di penghujung tugas nya di kota bertajuk sejiran setason ini.

Tercatat dibawah komando Adenan, tidak tampak perkara besar nan mencolok yang menyita perhatian publik, karena baginya keamanan warga Bangka Barat adalah perkara nomor wahid. Ia terampil mengerahkan semua satuan tugas di Polres Bangka Barat untuk bekerja dengan cepat, sementara di luar ia mencontohkan dengan rajin merajut komunikasi lintas sektor dengan berbagai instansi dan beragam lapisan sosial masyarakat. Di akhir pengabdiannya, AKBP Adenan bahkan kerap melakukan ibadah sosial dengan menyalurkan bantuan bagi warga miskin dan tak berpunya di Bangka Barat. Selain itu, yang tak kalah penting ialah gelar doktor nya ia raih ketika ia memimpin Polres Bangka Barat.

Berbagai momentum inilah yang membuat Bangka Barat sangat melekat dalam diri Adenan.

Dalam acara pisah sambut yang digelar di Mako Polres Bangka Barat, Kamis [14 Mei 2020] lalu, Adenan dengan emosional mengungkapkan rasa terimakasih kepada seluruh warga Bangka Barat, forkompimda juga media massa yang mendukung pelaksanaan tugasnya selama di Bangka Barat.

Ia bimbang ketika dicecar para awak media pengalaman mana yang menurutnya paling berkesan selama memimpin Polres Bangka Barat, karena sejak awal hingga akhir penugasan semua memiliki kesan mendalam. “Besok kalau denger yang baik disini saya ikut bangga, kalau ada hal yang kurang saya juga akan merasa sedih. Saya yakin kapolres yang baru akan jauh lebih bagus daripada saya. Dulu waktu di sekolah beliau ini yang ngajari kita, nah sekarang gurunya pasti lebih baik lagi,” sebut Adenan dihadapan AKBP Fedriansyah, senior yang dianggapnya sebagai mentor dan akan menggantikan tugasnya sebagai Kapolres Bangka Barat.

Sebagai jurnalis yang kerap berkomunikasi dengan AKBP M. Adenan, penulis pribadi memiliki kesan tersendiri dengan perwira menengah ini.

Pertengahan November 2019 silam, penulis berkesempatan menghadiri acara Jalan Santai Menumbing-Jelajah Bukit Soekarno di Kabupaten Bangka Barat. Kesempatan ini pun penulis manfaatkan untuk bertemu dengan AKBP M. Adenan, yang sejak September 2019 mengemban amanah sebagai Kapolres Bangka Barat.

Waktu dan lokasi pertemuan pun dipilih, bersama Kapolres M. Adenan, turut juga Kasat Lantas Toni Susanto, Paur Humas Sri Iwan Alazhar beserta sejumlah anggota humas lainnya. Sementara penulis datang bersama beberapa rekan wartawan Bangka Barat.

Usai berjabat tangan dan membuka kalimat selamat datang, AKBP Adenan langsung mempersilahkan penulis bersama rekan-rekan media dan awak humas Polres Bangka Barat untuk bersama-sama menyantap hidangan terlebih dulu. Sementara ia sendiri mengambil tempat di belakang. “Silahkan makan, kebetulan saya tengah berpuasa,” ujarnya.

Seingat penulis, sejak kenal dan bertugas di Polda Banten hingga menjabat Kapolres Bangka Barat, tidak banyak yang berubah dalam diri Adenan.

Ia masih sosok yang bersahaja dan selalu berusaha dekat hingga tak berjarak dengan lawan bicara, tutur bahasanya tertata, penuh perhitungan namun menegaskan maksud dan tujuan.

Terkait kesannya selama menjabat Kapolres Bangka Barat, Adenan menjawab dengan diplomatis bahwa ia akan bekerja secara maksimal dimana pun ia ditugaskan. “Kita tidak dapat menolak penugasan negara, untuk itu dimanapun ditempatkan kita harus bekerja dengan maksimal dan dibarengi dengan keikhlasan. Jangan tanyakan apa yang negara berikan padamu, tapi tanyakan apa yang sudah kamu berikan pada negara ini,” katanya.

Dalam menyelesaikan setiap permasalahan, Adenan mengaku lebih mengedepankan dialog, ketimbang lewat cara-cara kekerasan. “Pada beberapa kasus, tindakan keras adalah pilihan terakhir bagi kepolisian. Namun sebetulnya lebih banyak permasalahan yang timbul di tengah masyarakat disebabkan karena perbedaan persepsi dan masalah komunikasi, untuk itu penyelesaiannya kita lakukan dengan dialog,” sambungnya.

Menjawab keinginan penulis, untuk melakukan pendalaman ke beberapa wilayah tambang timah yang diduga ilegal di wilayah Bangka Barat, Adenan mempersilahkan dan hanya berpesan agar penulis lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas dan tetap mengedepankan keselamatan, selain itu agar selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian. “Silahkan ditelusuri, lakukan tugas jurnalis dengan bertanggungjawab. Namun ingat keselamatan lebih utama, selalu berkoordinasi dengan petugas kepolisian, laporkan apabila ada hal-hal yang dianggap sebagai tindak kejahatan,” ujarnya.

Begitulah Adenan, baginya dalam segala bidang profesi melekat juga konsekuensi, untuk itu kita dituntut agar matang dan penuh perhitungan dalam mengambil langkah, namun dengan tetap berpegang dan berprinsip pada tujuan.

Sebelum berpisah, Adenan menyempatkan waktu melakukan foto bersama dengan penulis dan rekan-rekan media, pesan terakhirnya yang diingat penulis ialah agar selalu mendekatkan diri pada Allah SWT dengan rajin melaksanakan ibadah serta selalu menyayangi keluarga.

Sebagai perwira kepolisian, penulis menilai AKBP M. Adenan dapat menjadi contoh bagaimana membangun citra kepolisian di masa mendatang. Semoga apa yang sudah ia terapkan selama di Polres Bangka Barat, dapat ia terapkan di tempat barunya bertugas. Sukses Selalu AKBP M. Adenan,-

* Pemimpin Redaksi Media Target Buser  

Artikel ini telah dibaca 52 kali

Baca Lainnya