TBOnline, BANGKA BARAT ¦ Komunitas Tionghoa di Indonesia merayakan Imlek (Tahun Baru China) pada 10 Februari 2024. Meski kerap dihubungkan dengan agama konghucu, namun bagi sebagian komunitas Tionghoa, dalam sejarahnya Imlek bukanlah perayaan keagamaan, melainkan tradisi sebuah bangsa. Sehingga, meski tak beragama konghucu, banyak pula orang yang merayakan Imlek.
Seperti tampak di Dusun Penganak, Parittiga, Bangka Barat, walaupun bukan dari komunitas khonghucu, beberapa kelompok badan usaha dan komunitas non konghucu turut serta memeriahkan Imlek 2024, di antaranya pihak BUMDes Air Gantang, OKJIP, Pokdarwis, Tirta Murni, Honda Babel, PT. Gudang Garam serta Bank Sumsel Cabang Parittiga/Jebus, menggelar Festival Imlek 2024 di Pantai Penganak (Mandalapa), dengan menyuguhkan berbagai hiburan bagi masyarakat, Minggu (11/2/2024).
Selain hiburan musik dan atraksi barongsai, panitia Festival Imlek Penganak juga menyediakan berbagai hiburan dan hadiah, selain itu ada juga doorprize satu buah sepeda motor bagi pengunjung yang beruntung.
Tokoh pemuda Penganak Sabrun, menuturkan meski cara merayakan Imlek nya berbeda, namun bukan berarti tidak menghormati sesama masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek. “Tetap saling menghormati dan selalu menjaga tali silaturahmi,” tutur lelaki yang sering berkacamata, yang akrab disapa U’un ini.
Sementara itu, Ketua Komunitas Konghucu Dusun Penganak Akhiong alias Niki, saat memberikan sambutan dalam Festival Imlek Penganak ini mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada warga melayu Penganak yang telah mendukung acara ini.
“Saya mewakili teman-teman dari komunitas konghucu Dusun Penganak mengucapkan terima kasih kepada semua teman-teman warga Melayu Penganak dan para pendukung penyelenggara acara ini. Semoga kita selalu kompak, rukun dan damai,” kata Niki. 
H. Alikan, Kepala Desa Air Gantang, juga mengapresiasi acara Festival Imlek Penganak 2024 ini, menurutnya segala bentuk kegiatan positif, maka pihak Pemdes Air Gantang akan mendukung sepenuhnya. “Untuk memajukan pantai dan usaha skala kecil seperti UMKM, Pemdes Air Gantang akan mendukung penuh,” katanya.
Direktur BUMDes Air Gantang Sofan, menambahkan bahwa Festival Imlek Penganak ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus menghargai saudara-saudara kita yang beragama konghucu. Selain itu, tidak kalah penting ialah ingin mempublikasikan pantai dan dusun Penganak agar bisa berkembang seperti tempat lain, khususnya bidang pariwisata karena dapat menghidupkan pelaku usaha (UMKM) bagi warga Dusun Penganak.
“Untuk teman-teman pemuda dan seluruh masyarakat Desa Air Gantang, Dusun Penganak. Yo la same-same kite membangun tempat kite ni, kalau bukan kite, sape agi,” kata Sofan dengan dialek bangka kental.
Di lokasi, Ketua Sadar Wisata Pokdarwis Penganak Salman, mengucapkan bahwa dengan terwujudnya Festival Imlek 2024 ini pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpatisipasi. “Alhamdulillah acaranya berjalan dengan aman, damai serta cukup meriah dan menghibur,” kata Salman.
Adapun untuk pengamanan acara Festival Imlek 2024 Penganak ini dipercayakan kepada Bripka Hary Sanjaya, mewakili Polsek Parittiga Jebus, yang memimpin beberapa anggota Polsek Jebus untuk mendukung keamanan festival ini. arafat






