Metropolitan

Selasa, 23 Agustus 2022 - 15:54 WIB

3 bulan yang lalu

Seorang akademisi resmi laporkan PSSI, PT LIB dan 3 klub Liga 1 terkait dugaan keterlibatan perjudian (foto : aissekiya.com)

Seorang akademisi resmi laporkan PSSI, PT LIB dan 3 klub Liga 1 terkait dugaan keterlibatan perjudian (foto : aissekiya.com)

3 Klub Sepakbola, PT LIB dan PSSI Dilaporkan Terkait Judi, IPW Ingatkan Pesan Kapolri

TBOnline, JAKARTA ¤ Rio Johan Putra, seorang dosen (akademisi) yang juga pecinta sepakbola resmi melaporkan Klub Persikabo 1973, PSIS Semarang, Arema Malang, PT. Liga Indonesia Baru dan PSSI, ke pihak Bareskrim Polri atas dugaan mempromosikan sponsor rumah judi di lingkungan sepakbola Indonesia.

“Bareskrim polri telah mengeluarkan surat tanda terima laporan polisi bernomor : STTL/301/VIII/2022/Bareskrim, tanggal 22 Agustus 2022. Laporan ini atas dugaan pidana mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang memiliki muatan perjudian juncto perjudian atau memberi kesempatan perjudian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik jo Pasal 303 KUHP,” demikian siaran pers Indonesia Police Watch (IPW) yang diterima TBO, Selasa (23/8/2022). 

Harapan IPW, atas laporan ini polisi cepat memproses perjudian dan iklan judi melalui sarana kompetisi sepak bola liga 1 yang digulirkan PSSI melalui operatornya PT LIB. Pasalnya, judi sebagai penyakit masyarakat masih dilarang dalam pasal 303 KUHP, UU Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian dan PP Nomor 9 Tahun 1981 tentang Pelaksanaan UU Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian.

“Dalam bagian penjelasan PP tersebut ditegaskan bahwa pada hakekatnya perjudian bertentangan dengan agama, kesusilaan dan moral Pancasila. Disamping membahayakan penghidupan dan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara,” tulis IPW.

Menurut IPW,  sponsor rumah judi pada klub-klub sepakbola Indonesia ini sangat merusak moral bangsa terutama generasi muda. Karenanya, orang-orang yang terlibat pada masuknya rumah judi untuk mensponsori klub-klub sepakbola di Indonesia harus ditangkap dan diproses hukum oleh kepolisian tanpa pandang bulu.

“Pelanggaran tindak pidana itu diduga dilakukan Persikabo 1973, PSIS Semarang dan Arema Malang. Persikabo 1973 dimasuki sponsor rumah judi SBOTOP yang dipasang di depan kostum timnya dan ada di adboard pinggir lapangan. SBOTOP merupakan situs judi yang mengklaim terpercaya, termurah dan tercepat. Terpercaya untuk melayani pelanggan saat bertaruh di Sbobets, Termurah karena layanan deposit Sbobets yang hanya dengan Rp 10.000 dapat bermain judi online dan Tercepat bagi agen judi online dalam bertransaksi. Sedangkan PSIS diduga bekerjasama dengan Skore88.news yang identik dengan rumah judi Skore88. Sementara Arema Malang bekerjasama dengan Bola88.fun yang berafiliasi dengan rumah judi Bola88,” kata IPW.

Indonesia Police Watch (IPW) juga mengingatkan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang gencar-gencarnya memberantas perjudian termasuk judi online. Genderang perang itu langsung disuarakan pimpinan tertinggi Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam arahan melalui video conference kepada seluruh jajaran se-Indonesia, pada Kamis (18/8).

“Saya sudah perintahkan, yang namanya perjudian, saya ulangi yang namanya perjudian apapun bentuknya apakah itu darat, apakah itu online semua itu harus ditindak. Saya ulangi yang namanya perjudian apakah itu judi darat, judi online, dan berbagai macam bentuk pelanggaran tindak pidana lainnya harus di tindak,” tulis IPW menirukan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Ilham

Artikel ini telah dibaca 164 kali

“Kebaikan Berawal dari Sini” Danone-AQUA
Baca Lainnya